KENDAL, viralsumsel.com – Kendal Tornado FC kembali menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Klub berjuluk Laskar Badai Pantura itu secara resmi memperkenalkan pemain asing kedua mereka, yakni winger asal Jepang Yushi Yamaya.
Kehadiran pemain berusia 26 tahun tersebut diharapkan mampu memberikan warna baru bagi sektor penyerangan Kendal Tornado FC yang tengah dibangun untuk menghadapi persaingan kompetisi musim depan.
Yamaya bukan sosok asing di dunia sepak bola Asia. Lahir di Kanagawa, Jepang, pada 11 Juni 2000, ia memiliki rekam jejak yang cukup mentereng dengan pengalaman bermain di sejumlah klub Jepang hingga Eropa dan Asia Tenggara.
Karier profesionalnya dimulai bersama Yokohama F. Marinos, salah satu klub elite Jepang. Bersama tim tersebut, Yamaya ikut merasakan atmosfer juara setelah menjadi bagian dari skuad yang menjuarai J1 League musim 2019.
Setelah itu, perjalanan kariernya terus berkembang dengan memperkuat sejumlah klub seperti Mito HollyHock, Kagoshima United FC, Yokohama FC, Geylang International di Singapura, Akademisk Boldklub di Denmark, hingga terakhir membela FC Gifu sepanjang musim 2025.
Kini, petualangan baru dimulai di Indonesia bersama Kendal Tornado FC.
Dalam pernyataannya, Yamaya mengungkapkan alasan utama menerima pinangan klub asal Jawa Tengah tersebut bukan hanya untuk melanjutkan karier profesional, tetapi juga karena melihat visi besar yang dimiliki tim.
Menurutnya, meski Kendal Tornado FC masih tergolong klub muda, atmosfer kekeluargaan dan semangat untuk berkembang menjadi daya tarik tersendiri.
“Saya melihat klub ini memiliki lingkungan yang sangat positif. Semua orang memiliki semangat yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi. Itulah yang membuat saya yakin memilih bergabung dengan Kendal Tornado FC,” ujar Yamaya.
Tak hanya itu, pemain yang mampu bermain sebagai winger maupun penyerang tersebut juga mengaku terkesan dengan fasilitas yang dimiliki klub.
Ia menilai Kendal Tornado FC telah menyediakan berbagai sarana yang mendukung kebutuhan pemain, mulai dari transportasi tim, pusat kebugaran, hingga mess pemain yang tertata dengan baik.
“Menurut saya fasilitas yang dimiliki klub sangat bagus. Semua kebutuhan pemain diperhatikan dengan baik sehingga kami bisa lebih fokus menjalani latihan dan pertandingan,” katanya.
Selain faktor internal klub, Yamaya juga mengaku sudah lama tertarik merasakan atmosfer sepak bola Indonesia.
Baginya, antusiasme suporter Indonesia menjadi salah satu daya tarik terbesar.
Ia berharap segera merasakan pengalaman bermain di stadion yang dipenuhi ribuan pendukung fanatik.
“Saya melihat masyarakat Indonesia memiliki kecintaan yang luar biasa terhadap sepak bola. Bermain di depan banyak suporter tentu menjadi pengalaman yang sangat saya nantikan,” ungkapnya.
Manajemen Kendal Tornado FC optimistis pengalaman internasional yang dimiliki Yamaya akan memberikan kontribusi besar terhadap performa tim.
Kemampuan menggiring bola, kecepatan menusuk dari sisi sayap, fleksibilitas bermain di beberapa posisi lini depan, serta pengalaman tampil di berbagai kompetisi diyakini menjadi modal penting bagi Laskar Badai Pantura.
Dengan bergabungnya Yushi Yamaya, Kendal Tornado FC semakin mempertegas ambisinya membangun skuad yang kompetitif untuk menghadapi musim 2026/2027.
Publik kini menantikan bagaimana adaptasi pemain asal Jepang tersebut sekaligus kontribusinya dalam membawa Kendal Tornado FC bersaing di kompetisi mendatang. (lib/ion)






