Kisah Toha Tohet: Dari Desa Sungai Angit hingga Jadi Bupati Muba

BABAT TOMAN, viralsumsel.com — Perayaan ulang tahun ke-62 Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M Toha Tohet SH menjadi momen penuh makna dan kepedulian sosial.

Di tengah silaturahmi bersama masyarakat Desa Sungai Angit dan Desa Srimulyo, Kecamatan Babat Toman, Jumat (2/1/2026), Bupati Toha Tohet memilih merayakan hari kelahirannya dengan menghadirkan perlindungan hukum bagi anak-anak rentan.

Didampingi Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman Husen serta Ketua TP PKK Muba Hj Patimah Toha, Bupati Muba menghadiri penyerahan Putusan Perwalian terhadap satu orang anak dan delapan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang berada di Panti Asuhan El-Nuza, Desa Srimulyo.

Penetapan perwalian tersebut merupakan hasil kolaborasi Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin bersama Dinas Sosial Muba, sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan berkelanjutan bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan khusus.

Dalam sambutannya, Bupati Toha Tohet menegaskan bahwa anak-anak merupakan amanah sekaligus aset masa depan bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan dipenuhi hak-haknya tanpa diskriminasi, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga :  Sesuai Hati Nurani Rakyat, Hanura Resmi Usung H2G-Mulyana di Pilkada Mura 2020

“Momentum hari ini menjadi pengingat bahwa kita semua memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan anak-anak mendapatkan perlindungan hukum, kasih sayang, dan masa depan yang lebih baik,” ujar Toha.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kejari Muba dan Dinas Sosial atas kerja sama yang telah terbangun, serta kepada para pengurus panti asuhan yang telah mendedikasikan diri dalam merawat dan mendampingi anak-anak tersebut.

Pada kesempatan itu, Toha Tohet turut berbagi kisah perjalanan hidupnya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya berasal dari Desa Sungai Angit, sebuah desa yang tergolong terpencil, dan tidak pernah membayangkan akan dipercaya memimpin Kabupaten Musi Banyuasin.

“Hari ini usia saya genap 62 tahun. Saya berasal dari desa ini. Insya Allah, amanah yang telah diberikan akan saya jalankan sebaik-baiknya untuk masyarakat Musi Banyuasin,” tuturnya dengan nada haru.

Pesan motivasi pun disampaikannya kepada generasi muda agar tidak menyerah pada keterbatasan.

“Jangan pernah berhenti bermimpi dan berusaha. Selama kita mau berbuat dan bekerja keras, tidak ada yang mustahil,” pesannya.

Baca Juga :  KPK Periksa Mahasiswi Sebagai Saksi Tersangka Bupati Muba Non Aktif Dodi Reza

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin, Aka Kurniawan SH MH, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bupati Muba. Ia menyebut penyerahan putusan perwalian tersebut sebagai “kado akhir tahun” yang sarat makna.

Menurutnya, proses penetapan perwalian dilakukan melalui kerja intensif Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Muba bersama Dinas Sosial Muba pada 31 Desember 2025. Ia juga mengungkapkan masih terdapat puluhan anak lain yang membutuhkan penetapan perwalian, yang akan menjadi pekerjaan bersama ke depan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Muba turut menyerahkan paket sembako dan uang pembinaan kepada anak-anak penerima perwalian serta seluruh anak di Panti Asuhan El-Nuza. Kegiatan ditutup dengan syukuran sederhana memperingati ulang tahun ke-62 Bupati Muba.

Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, kepala desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. (dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *