PALEMBANG, viralsumsel.com – Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan, Lidyawati Cik Ujang, memberikan semangat kepada para peserta lomba masak yang digelar di Palembang, Jumat (28/8/2026).
Kehadiran Lidyawati disambut hangat para peserta yang mayoritas merupakan perwakilan organisasi wanita dari berbagai daerah di Sumatera Selatan. Ia turut mengapresiasi antusiasme dan kreativitas peserta yang tampil dengan beragam sajian dalam perlombaan tersebut.
Lidyawati menilai, lomba masak tidak semata-mata menjadi ajang untuk menentukan hidangan terbaik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah bagi perempuan untuk menunjukkan kreativitas dan keterampilan dalam mengolah bahan pangan.
“Saya sangat bangga melihat semangat ibu-ibu semua. Lomba masak ini bukan hanya soal siapa yang paling enak masakannya, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan menunjukkan bahwa perempuan Sumsel memiliki cita rasa serta kreativitas yang luar biasa di dapur,” ujar Lidyawati.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat BKOW Sumsel dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui berbagai kegiatan positif. Keterampilan mengolah makanan dinilai dapat menjadi salah satu potensi yang terus dikembangkan, baik untuk kebutuhan keluarga maupun peluang ekonomi.
Selain meningkatkan keterampilan, lomba masak juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk membangun rasa percaya diri, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat kebersamaan antarpengurus dan anggota organisasi wanita.
Lidyawati pun mengingatkan bahwa kegiatan memasak memiliki makna yang lebih luas, terutama dalam kehidupan keluarga.
“Masakan yang lezat itu cerminan cinta. Ketika kita memasak dengan hati untuk keluarga dan masyarakat, di situlah peran perempuan sangat terasa. Terus berkarya, terus berinovasi, dan jadikan dapur sebagai tempat kita berkontribusi untuk Sumsel,” katanya.
Dalam perlombaan tersebut, peserta menampilkan berbagai jenis hidangan. Sejumlah peserta mengangkat kuliner khas Sumatera Selatan, sementara lainnya menghadirkan kreasi modern dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal.
Kreativitas dalam mengolah bahan menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Setiap hidangan kemudian dinilai oleh dewan juri berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari cita rasa, tampilan dan penyajian, kebersihan, hingga kreativitas peserta.
Bagi Lidyawati, kegiatan semacam ini memiliki manfaat yang cukup luas. Selain menjadi kompetisi yang menyenangkan, lomba masak dapat menjadi ruang untuk menggali potensi perempuan sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Sumatera Selatan.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antarkelompok organisasi wanita di Sumsel. Kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan sederhana dinilai dapat menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan perempuan di masa mendatang.
Sejumlah peserta mengaku semakin bersemangat setelah mendapat dukungan langsung dari Ketua BKOW Sumsel. Kehadiran Lidyawati dinilai memberikan motivasi bagi peserta untuk tampil maksimal sekaligus menikmati suasana perlombaan dengan penuh kebersamaan.
BKOW Sumsel berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan. Selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan tersebut diharapkan mampu mengasah kreativitas dan keterampilan perempuan sekaligus ikut menjaga keberadaan kuliner khas Sumatera Selatan agar semakin dikenal luas.
Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas, dapur tidak hanya menjadi ruang untuk menyiapkan hidangan bagi keluarga, tetapi juga dapat menjadi tempat perempuan berkarya, berinovasi, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah. (bbs/ion)








