Lomba Pidato Bahasa Palembang: Upaya PKK Palembang Lestarikan Bahasa Ibu Sejak Usia Dini

Palembang, viralsumsel.com — Guna memperkuat identitas budaya dan memperkaya kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur, Tim Penggerak PKK Kota Palembang melalui Pokja 2 menggelar Lomba Pidato Bahasa Palembang di Hotel Emilia, Selasa (29/7/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata dalam melestarikan bahasa Palembang sebagai bagian penting dari kearifan lokal yang kini semakin tergerus oleh perkembangan zaman.

Dengan mengusung tema “Kekuatan dan Melestarikan Bahasa Palembang Mengikat Persatuan Menuju Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera”, lomba ini bertujuan menumbuhkan kebanggaan serta semangat pelestarian bahasa daerah sejak usia dini.

Para peserta lomba berasal dari jenjang pendidikan dasar, mulai dari kelas 3 hingga kelas 6 SD dan madrasah, baik negeri maupun swasta, se-Kota Palembang. Total sebanyak 36 peserta unjuk kebolehan berpidato dalam bahasa Palembang yang khas dan sarat nilai budaya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang, Hj. Dewi Sastrani Ratu Dewa, hadir langsung membuka acara. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai pewaris bahasa ibu. Dewi menyampaikan kekhawatirannya terhadap makin terkikisnya penggunaan bahasa daerah di tengah gempuran globalisasi dan budaya luar.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Palembang Bagikan Sembako ke Warga TPA Sukawinatan

“Melalui lomba ini, kita ingin anak-anak bukan hanya tahu, tapi juga fasih dan bangga menggunakan bahasa Palembang. Bahasa daerah adalah identitas kita, jangan sampai lenyap karena kita sendiri tidak memakainya,” tegas Dewi Sastrani di hadapan para peserta dan guru pendamping.

Lebih lanjut, Dewi berharap agar kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan, tidak hanya berhenti pada satu event saja. Ia juga mengapresiasi keterlibatan guru dan orang tua dalam mendampingi anak-anak mempersiapkan pidato mereka, yang menurutnya merupakan bentuk kolaborasi penting dalam pendidikan karakter dan budaya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Merta Apriani Amri, mengungkapkan rasa bangganya terhadap antusiasme peserta dan pihak sekolah. Ia menilai semangat anak-anak dalam menyampaikan pidato berbahasa Palembang menjadi tanda bahwa benih kecintaan terhadap budaya daerah masih kuat tertanam.

“Alhamdulillah, kami senang karena pesertanya tidak hanya banyak, tapi juga sangat antusias. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari tumbuhnya rasa cinta dan tanggung jawab generasi muda dalam menjaga bahasa Palembang,” kata Merta.

Baca Juga :  Rutin Donor Darah, Ketua PMI Palembang Ungkap Manfaat yang Jarang Diketahui!

Lomba pidato ini juga diselingi dengan penampilan seni tradisional dan pemberian apresiasi kepada peserta terbaik. Para pemenang akan mendapat penghargaan dan hadiah sebagai bentuk motivasi agar terus mengasah kemampuan berbahasa dan semakin mencintai budaya sendiri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja PKK Pokja 2 yang membidangi pendidikan dan keterampilan, dan selaras dengan visi Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera. Dengan melibatkan anak-anak secara aktif, PKK Kota Palembang ingin menanamkan nilai-nilai luhur budaya sejak dini, termasuk lewat pelestarian bahasa ibu sebagai alat komunikasi sekaligus warisan identitas.

Langkah ini pun mendapat respon positif dari kalangan pemerhati budaya dan akademisi di Palembang yang menilai lomba seperti ini perlu diperluas cakupannya ke tingkat remaja hingga dewasa.

Dengan semangat yang terus ditanamkan sejak usia sekolah, bahasa Palembang diharapkan tak hanya hidup di lingkungan keluarga, tetapi juga berkembang dalam berbagai ruang publik, baik di sekolah, pemerintahan, hingga media sosial. (nto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *