LRT Sumsel Angkut 3,3 Juta Penumpang hingga Triwulan III 2025, Bukti Transportasi Ramah Lingkungan Semakin Diminati

PALEMBANG, viralsumsel.com Moda transportasi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan, LRT Sumsel, terus menunjukkan kinerja gemilang.

Hingga Triwulan III tahun 2025, layanan yang dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) ini telah mencatat 3.386.357 penumpang.

Dari jumlah tersebut, 1.159.205 penumpang tercatat pada Triwulan III tahun 2025, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2024.

Lonjakan ini menandakan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel semakin kuat, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya efisiensi waktu, biaya, dan kelestarian lingkungan.

Tren Positif dan Komitmen Ramah Lingkungan

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang terus meningkat terhadap LRT Sumsel. Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang bukan hanya soal angka, melainkan juga mencerminkan perubahan perilaku menuju gaya hidup modern dan berkelanjutan.

“Menggunakan LRT tidak hanya menghemat biaya dan waktu perjalanan, tetapi juga lebih ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI dan BPKARSS dalam menghadirkan layanan transportasi berkelanjutan di Sumatera Selatan,” ujar Aida.

Baca Juga :  Pantau.com Perkenalkan Pantau Podcast: Cara Baru Mengakses Berita dengan Mudah dan Interaktif

LRT Sumsel memang dirancang sebagai moda transportasi rendah emisi yang mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan bahan bakar fosil. Dengan sistem listrik dan operasi terjadwal, LRT menjadi solusi mobilitas perkotaan yang efisien sekaligus mendukung target nasional dalam pengurangan emisi karbon.

Digitalisasi Layanan: Penggunaan Kartu Uang Elektronik Meningkat

Selain dari sisi jumlah penumpang, tren positif juga terlihat pada peningkatan penggunaan Kartu Uang Elektronik (KUE) sebagai alat pembayaran. Tercatat, pada Triwulan III 2025, sebanyak 48.638 penumpang telah menggunakan KUE untuk bertransaksi di stasiun LRT.

Langkah ini tidak hanya mempercepat proses transaksi dan mengurangi antrean di loket, tetapi juga berdampak signifikan terhadap pengurangan limbah kertas dari tiket fisik.

Penggunaan KUE berkontribusi dalam pelestarian lingkungan melalui penghematan kertas, pelestarian hutan, serta pengurangan emisi karbon dari proses produksi dan distribusi tiket,” jelas Aida.

Baca Juga :  Rekomendasi Pasir Kucing Serap Bau di Ruangan Indoor

KAI Divre III Palembang terus menggencarkan sosialisasi penggunaan KUE dari berbagai bank mitra, baik Bank Himbara, bank swasta, maupun bank daerah, agar semakin banyak masyarakat beralih ke sistem pembayaran non-tunai yang praktis dan efisien.

Harapan Menjadi Moda Transportasi Andalan Palembang

Aida menegaskan, KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS berkomitmen penuh menjadikan LRT Sumsel sebagai pilihan utama masyarakat dalam bertransportasi di wilayah Palembang dan sekitarnya.

“Kami terus berupaya menghadirkan layanan yang modern, aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Dengan dukungan masyarakatterutama dalam penggunaan KUE dan kepatuhan terhadap aturan—kami yakin LRT Sumsel akan semakin menjadi kebanggaan Sumatera Selatan,” tutup Aida.

Dengan catatan kinerja yang terus meningkat dan dukungan publik yang semakin besar, LRT Sumsel bukan sekadar moda transportasi, melainkan simbol kemajuan Palembang menuju kota modern yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *