Nicolas Pepe Ukir Sejarah! Brace ke Gawang Curacao Antar Pantai Gading Lolos ke Babak Gugur

VIRALSUMSEL.COM – Penyerang Pantai Gading, Nicolas Pepe, membuktikan bahwa kepercayaan diri yang dibangun melalui kerja keras mampu melahirkan penampilan luar biasa di panggung terbesar sepak bola dunia.

Dua gol yang dicetaknya ke gawang Curacao tidak hanya mengantar timnya meraih kemenangan 2-0, tetapi juga memastikan Pantai Gading mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia FIFA 2026 untuk pertama kalinya.

Laga yang berlangsung pada Jumat pagi WIB itu menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan karier pemain berusia 31 tahun tersebut. Penampilan impresifnya membuat Pepe dinobatkan sebagai Player of the Match, sekaligus menjadi sosok sentral di balik keberhasilan tim berjuluk Les Éléphants melangkah ke Babak 32 Besar.

Bagi Pepe, pencapaian itu bukan sebuah kebetulan. Ia mengaku selalu percaya bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk tampil menentukan pada pertandingan-pertandingan besar.

Percaya Diri Jadi Kunci Kesuksesan

Dalam wawancara usai pertandingan, Pepe mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya yakin mampu mencetak gol di ajang sebesar Piala Dunia.

Ketika ditanya apakah ia pernah membayangkan bisa mencetak dua gol penting dalam satu pertandingan Piala Dunia, jawaban Pepe terdengar tegas tanpa keraguan.

“Saya memang percaya itu bisa terjadi. Saya tahu saya memiliki kapasitas untuk melakukannya. Semua ini merupakan hasil dari kerja keras yang saya lakukan selama ini. Semoga performa positif ini bisa terus berlanjut pada pertandingan berikutnya,” ujar Pepe.

Pernyataan tersebut menggambarkan mentalitas seorang pemain berpengalaman yang tidak pernah kehilangan keyakinan terhadap kualitas yang dimilikinya.

Torehkan Rekor Baru untuk Pantai Gading

Selain membawa timnya lolos ke fase gugur, dua gol yang dicetak Pepe juga menghadirkan sejumlah catatan sejarah bagi sepak bola Pantai Gading.

Pemain yang kini memperkuat Villarreal itu menjadi pemain kedua negaranya yang mampu mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Baca Juga :  Dilepas Madrid, Gareth Bale Enggan Bahas Mada Depan

Sebelumnya, pencapaian serupa pernah diraih Aruna Dindane saat mencetak dwigol dalam kemenangan dramatis 3-2 atas Serbia dan Montenegro pada Piala Dunia 2006.

Tak hanya itu, gol pembuka Pepe yang tercipta ketika pertandingan baru memasuki menit ketujuh juga tercatat sebagai gol tercepat yang pernah dicetak pemain Pantai Gading sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Rendah Hati Meski Jadi Bintang

Meski menjadi pahlawan kemenangan, Pepe tetap memilih bersikap rendah hati.

Ia menegaskan bahwa keberhasilannya mencetak dua gol tidak terlepas dari kerja sama seluruh rekan setim.

Menurutnya, gol pertama lahir berkat aksi individu Yan Diomande yang membuka ruang sebelum dirinya menyelesaikan peluang dari jarak dekat.

Sementara gol kedua tercipta setelah menerima umpan matang dari Ibrahim Sangare yang memudahkannya menaklukkan penjaga gawang lawan.

“Gol-gol itu merupakan hasil kerja keras seluruh tim. Saya hanya menyelesaikan peluang yang sudah dibangun dengan sangat baik oleh rekan-rekan. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh pemain,” ungkap Pepe.

Pelatih Emerse Fae: Pepe Pemain Kelas Dunia

Penampilan impresif Pepe juga mendapat apresiasi tinggi dari pelatih Pantai Gading, Emerse Fae.

Menurut Fae, keputusan menurunkan Pepe sebagai starter dalam dua dari tiga pertandingan fase grup terbukti menjadi langkah yang tepat.

Ia menilai pengalaman dan kualitas yang dimiliki mantan pemain Arsenal tersebut sangat dibutuhkan dalam turnamen sekelas Piala Dunia.

“Nicolas adalah pemain kelas dunia. Kami semua mengetahui kualitasnya. Ia memiliki pengalaman dan kemampuan untuk membantu tim memenangkan pertandingan besar. Hari ini ia membuktikannya dengan dua gol yang luar biasa,” ujar Emerse Fae.

Pelatih muda tersebut berharap performa Pepe dapat terus berlanjut saat Pantai Gading menghadapi tantangan yang lebih berat di fase gugur.

Rekan Setim Bangga Ukir Sejarah

Keberhasilan Pantai Gading melangkah ke Babak 32 Besar juga disambut penuh rasa bangga oleh gelandang muda Christ Inao Oulai.

Baca Juga :  Presiden Sriwijaya FC Belum Bisa Komen Jelang Liga 2 2022

Pemain yang tampil mencuri perhatian sepanjang turnamen itu mengaku sangat bahagia bisa menjadi bagian dari generasi yang berhasil mencatat sejarah baru bagi sepak bola negaranya.

Ia juga memberikan pujian kepada Nicolas Pepe yang dinilainya sebagai sosok senior panutan di dalam tim.

“Bagi kami, Nico adalah sosok yang sangat dihormati dan dicintai. Bersama-sama kami sedang menulis sejarah baru bagi sepak bola Pantai Gading, dan kami bangga bisa bersaing dengan negara-negara besar,” kata Oulai.

Siap Hadapi Tantangan Berikutnya

Usai memastikan tiket ke fase gugur, skuad Pantai Gading kini mulai mengalihkan fokus menuju pertandingan berikutnya.

Mereka akan menghadapi salah satu lawan tangguh, yakni Prancis atau Norwegia, tergantung hasil akhir klasemen Grup I.

Meski menyadari lawan berikutnya memiliki kualitas tinggi, para pemain Pantai Gading mengaku tidak gentar.

Oulai bahkan menyebut dirinya sangat antusias menghadapi salah satu negara yang memiliki tradisi sepak bola kuat tersebut.

Sementara itu, Pepe memilih tidak memasang target berlebihan.

Baginya, yang terpenting adalah terus menikmati setiap pertandingan dan membawa Pantai Gading melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia 2026.

“Saya ingin terus bermain dan membantu tim melangkah sejauh mungkin. Malam ini menjadi salah satu momen terbaik dalam karier saya dan akan selalu saya kenang,” ujarnya.

Performa Pepe memang tengah berada dalam kondisi terbaik. Sejak awal tahun 2026, ia telah membukukan enam gol dan sembilan assist dari 16 pertandingan sebagai starter bersama Villarreal di kompetisi La Liga.

Dengan kepercayaan diri yang sedang tinggi serta pengalaman yang dimilikinya, Nicolas Pepe diprediksi masih akan menjadi andalan utama Pantai Gading dalam upaya menciptakan kejutan di fase gugur Piala Dunia FIFA 2026. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *