viralsumsel.com, PALEMBANG – Kemenangan telak Sumsel United atas Sriwijaya FC dengan skor 5-0 pada Derby Sumatera Selatan jilid II belum sepenuhnya membuat Pelatih Kepala Nilmaizar merasa puas.
Meski hasil tersebut menegaskan dominasi Laskar Juaro atas rival sekota, Nilmaizar menilai masih terdapat sejumlah aspek krusial yang harus segera diperbaiki, terutama dalam hal penyelesaian akhir.
Dalam laga yang digelar pada Sabtu (24/1/2026) tersebut, Sumsel United tampil dominan sejak menit awal dan nyaris mengurung pertahanan Sriwijaya FC sepanjang pertandingan. Namun, menurut Nilmaizar, skor besar yang tercipta sejatinya masih belum mencerminkan peluang yang diciptakan timnya.
“Untuk evaluasi, tentu masih ada kelemahan meskipun banyak kelebihan. Khususnya dalam hal finishing. Seharusnya kami bisa mencetak gol lebih banyak, bahkan Diego Dall’Oca punya peluang untuk mencetak hattrick,” ujar Nilmaizar.
Pelatih asal Sumatera Barat itu menegaskan, efektivitas serangan menjadi fokus utama evaluasi jelang laga berikutnya. Sumsel United hanya memiliki waktu empat hari untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi Garudayaksa FC pada Jumat (30/1/2026), yang menjadi laga terakhir putaran kedua.
“Waktu persiapan yang ada akan kami maksimalkan untuk memperbaiki penyelesaian akhir. Harapannya, tim bisa tampil lebih efektif dan maksimal di pertandingan selanjutnya,” tambahnya.
Berdasarkan data statistik pertandingan, Sumsel United memang tampil sangat dominan. Mereka mencatatkan 66 persen penguasaan bola, dengan 385 passing sukses dari 456 percobaan, atau memiliki tingkat akurasi mencapai 85 persen. Sepanjang laga, Laskar Juaro melepaskan 30 tembakan, namun hanya 10 yang mengarah ke gawang dan lima di antaranya berbuah gol.
Selain itu, Sumsel United juga unggul dalam kreativitas permainan dengan mencatatkan 19 peluang tercipta, 6 crossing sukses, 10 tekel, 30 intersep, serta 8 sapuan.
Di sisi lain, Sriwijaya FC kembali kesulitan mengembangkan permainan. Laskar Wong Kito hanya mampu menguasai bola 34 persen, dengan 3 tembakan tepat sasaran dari 6 percobaan. Akurasi umpan mereka juga lebih rendah, yakni 70 persen, hasil dari 192 passing sukses dari 275 percobaan.
Kemenangan besar ini sekaligus menegaskan tren positif Sumsel United, sementara Sriwijaya FC masih harus bekerja keras untuk keluar dari periode sulit yang mereka alami sepanjang musim. (bbs)






