Palembang, viralsumsel.com — Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, akhirnya angkat bicara terkait belum adanya pergerakan signifikan tim berjuluk Laskar Juaro di bursa transfer putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26 yang akan berlangsung pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026.
Di tengah sorotan publik dan pendukung, Nilmaizar menegaskan bahwa keputusan merekrut pemain baru tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.
Menurutnya, prinsip utama dalam bursa transfer adalah kualitas. Ia menilai, penambahan pemain hanya akan dilakukan jika calon rekrutan benar-benar memiliki kemampuan di atas pemain yang sudah ada di dalam skuad.
“Saya sudah menyampaikan ke manajemen, kalau memang ada pemain yang kualitasnya lebih tinggi dari yang sekarang, tentu kita pertimbangkan untuk tukar atau mengganti. Tapi kalau kualitasnya sama atau tidak lebih baik, untuk apa diambil,” ujar Nilmaizar.
Pelatih asal Sumatera Barat itu menilai, melakukan perombakan tim di tengah kompetisi memiliki risiko besar. Kesalahan dalam memilih pemain baru justru dapat mengganggu stabilitas tim yang sudah terbentuk. Selain itu, proses adaptasi pemain baru juga membutuhkan waktu yang tidak singkat, baik secara teknis maupun nonteknis.
Ia memberi contoh konkret mengenai filosofi seleksi pemain yang diterapkannya di Sumsel United.
“Kalau ada pemain yang memang jauh lebih bagus, misalnya dibandingkan Hafit Ibrahim, tentu akan kita ambil. Tapi kalau levelnya sama saja, lebih baik mempertahankan pemain yang sudah menyatu dengan tim,” lanjutnya.
Meski terkesan berhati-hati, Nilmaizar menegaskan bahwa dirinya bukan berarti puas dengan kondisi skuad saat ini. Ia mengakui, sebagai tim pendatang baru, posisi Sumsel United di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 20 poin dari 12 pertandingan merupakan pencapaian positif. Namun, hal itu tidak membuatnya berhenti mencari opsi peningkatan kualitas tim.
“Bukan berarti saya puas. Mencari pemain berkualitas itu tidak semudah yang dibayangkan. Pemain bagus rata-rata sudah terikat kontrak dengan klub lain. Kalaupun ada dari Liga 1 yang bersedia, tentu permintaan kontraknya juga besar,” jelasnya.
Nilmaizar menyebutkan, semua kemungkinan tetap terbuka selama sesuai dengan kebutuhan tim dan kemampuan finansial klub. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir selalu melibatkan pertimbangan teknis dan manajerial secara matang.
Untuk itu, dalam sisa waktu menjelang dibukanya bursa transfer, Nilmaizar bersama jajaran pelatih akan terus memantau perkembangan pemain, baik internal maupun eksternal, demi memastikan Sumsel United tetap kompetitif hingga akhir musim.
“Kami tetap mencari dan memantau. Kalau memang ada pemain yang cocok, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan tim, tentu akan kami ambil,” pungkasnya. (bbs)







