VIRALSUMSEL.COM – Kesuksesan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menghadirkan trofi juara dunia, tetapi juga melahirkan bintang muda baru di panggung sepak bola internasional.
Bek tengah La Roja, Pau Cubarsi, resmi dinobatkan sebagai penerima Penghargaan Pemain Muda Terbaik FIFA yang dipersembahkan oleh Aramco.
Penghargaan tersebut diberikan setelah pemain berusia 19 tahun itu menunjukkan performa luar biasa sepanjang aturnamen dan menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Spanyol meraih gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka.
Cubarsi tampil konsisten sejak pertandingan pertama hingga final. Bek muda yang kini menjadi andalan Spanyol tersebut dipercaya sebagai starter dalam seluruh delapan pertandingan yang dijalani La Roja di Piala Dunia 2026.
Kepercayaan yang diberikan pelatih Luis de la Fuente dibayar tuntas oleh Cubarsi dengan penampilan yang matang dan penuh ketenangan meski usianya masih sangat muda.
Puncak keberhasilannya terjadi saat Spanyol menaklukkan Argentina dengan skor 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada partai final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat.
Sepanjang turnamen, Cubarsi menjadi pilar utama pertahanan Spanyol bersama bek senior Aymeric Laporte. Duet keduanya berhasil membangun lini belakang yang sangat kokoh dan sulit ditembus lawan.
Statistik menunjukkan Spanyol hanya kebobolan satu gol selama delapan pertandingan menuju tangga juara. Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang La Roja terjadi saat mereka mengalahkan Belgia dengan skor 2-1 pada babak perempat final.
Selain itu, Spanyol juga mencatatkan tujuh clean sheet atau nirbobol, sebuah pencapaian yang menjadi salah satu rekor terbaik dalam sejarah Piala Dunia modern.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi Cubarsi yang tampil disiplin dalam menjaga area pertahanan, unggul dalam duel udara, serta memiliki kemampuan distribusi bola yang sangat baik dari lini belakang.
Menariknya, penghargaan Pemain Muda Terbaik FIFA 2026 menjadikan Cubarsi sebagai bek pertama dalam sejarah yang berhasil meraih penghargaan tersebut sejak pertama kali diperkenalkan pada Piala Dunia 2006.
Sebelumnya, penghargaan ini selalu didominasi pemain berposisi penyerang atau gelandang. Nama-nama besar seperti Lukas Podolski (Jerman), Thomas Muller (Jerman), Paul Pogba (Prancis), Kylian Mbappe (Prancis), hingga Enzo Fernandez (Argentina) pernah menjadi pemenangnya.
Tak hanya itu, Cubarsi juga masuk dalam daftar eksklusif pemain remaja yang sukses mengangkat trofi Piala Dunia. Ia menjadi salah satu dari hanya lima pemain remaja dalam sejarah yang mampu merasakan gelar juara dunia di usia belia.
Pencapaian luar biasa tersebut semakin menegaskan status Cubarsi sebagai salah satu talenta bertahan terbaik yang dimiliki sepak bola dunia saat ini.
Dengan usia yang baru menginjak 19 tahun, masa depan Cubarsi masih sangat panjang. Penampilannya sepanjang Piala Dunia 2026 menjadi sinyal kuat bahwa Spanyol telah menemukan sosok pemimpin baru di jantung pertahanan yang berpotensi mendominasi sepak bola dunia dalam satu dekade ke depan. (fifa/ion)






