Pemkab Muba Dukung Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, 39 SPPG Sudah Beroperasi

SEKAYU, ViralSumsel.comBadan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan melakukan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Triwulan II Tahun 2026 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Kegiatan diawali melalui Entry Meeting yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Senin (18/5/2026), dengan fokus evaluasi pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karang Waru, Kecamatan Lawang Wetan.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah Muba, Drs. Syaffarudin MSi, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Program MBG Kabupaten Muba.

Turut hadir dalam kegiatan itu sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Bappeda Muba Dr. Mursalin SE MM, Plt Inspektur Muba Dian Marvita SH, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Yayan SE MSi, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr. Hj. Zwesty Wisma Devi, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Apriadi Aziz SSos MSi, serta Sekretaris DPPKB Muba M. Aswin SSTP MM.

Pengendali Teknis BPKP Perwakilan Sumsel, Lenny Yohana, menjelaskan evaluasi pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Muba akan berlangsung hingga 2 Juni 2026.

Baca Juga :  Bupati Muba HM Toha Resmikan Gedung Labkesmas, Perkuat Kualitas Layanan Kesehatan Masyarakat

Menurutnya, selain melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan, BPKP juga mendapat arahan dari pusat untuk memperkuat koordinasi percepatan implementasi Program MBG di daerah.

“Selain evaluasi terhadap SPPG, kami juga diminta untuk memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah terkait percepatan pelaksanaan Program MBG,” ujar Lenny.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Muba, Oking Chandra, memaparkan perkembangan pelaksanaan program tersebut di Kabupaten Muba.

Dari total 44 SPPG yang tersebar di 15 kecamatan di wilayah Musi Banyuasin, sebanyak 39 SPPG kini telah aktif beroperasi.

Ia menjelaskan, dua kecamatan yang sebelumnya belum memiliki fasilitas SPPG, yakni Kecamatan Batang Hari Leko dan Kecamatan Lalan, saat ini mulai menunjukkan progres pembangunan.

“Alhamdulillah koordinasi bersama Satgas MBG dan OPD terkait terus berjalan. Evaluasi dari BPKP ini juga sudah ketiga kalinya dilakukan di Kabupaten Muba,” kata Oking.

Baca Juga :  Muba Bidik 21 Emas di Porprov Korpri Sumsel, Bupati Toha: Tampil Maksimal, Junjung Sportivitas!

Sekda Muba Syaffarudin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan evaluasi yang dilakukan BPKP. Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang harus dijalankan secara serius melalui perencanaan, pengawasan, dan evaluasi yang berkelanjutan.

Ia berharap program tersebut benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi dan mendukung proses pembelajaran anak-anak di Kabupaten Muba.

“Program MBG ini memiliki tujuan besar dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendukung kualitas pendidikan. Karena itu pelaksanaannya harus terus dievaluasi agar tepat sasaran,” ujar Syaffarudin.

Selain aspek pemenuhan gizi, Pemkab Muba juga mendorong agar keberadaan SPPG mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Menurutnya, pembangunan dan pengembangan SPPG perlu terintegrasi dengan sektor ketahanan pangan daerah sehingga bahan baku dapat melibatkan produk dan hasil usaha masyarakat sekitar.

“Program ini bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga harus mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal,” pungkasnya. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *