Pemkab Muba Gelar Gerakan Pangan Murah di Babat Supat, 1.200 Paket Sembako Disubsidi untuk Warga

BABAT SUPAT, viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kali ini, kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Camat Babat Supat, Selasa (12/5/2026), dengan menyediakan ribuan paket bahan pangan bersubsidi untuk masyarakat.

Program yang diinisiasi melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Banyuasin itu menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di tengah dinamika ekonomi dan fluktuasi harga kebutuhan masyarakat.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut turut melibatkan sejumlah mitra strategis, di antaranya Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel, Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, serta PT Muba Energi Maju Berjaya melalui dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR).

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 1.200 paket pangan disediakan untuk warga Kecamatan Babat Supat. Setiap paket berisi beras SPHP kemasan lima kilogram dan tepung terigu satu kilogram.

Baca Juga :  Wali Kota Prabumulih Terima Audiensi Bank Sumsel Babel, Bahas Sinergi Layanan Keuangan untuk Masyarakat

Paket tersebut dijual dengan harga subsidi sebesar Rp59.500 per paket, lebih murah dibanding harga normal yang mencapai Rp74.500. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi sejak pagi hari untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba, Apriadi Aziz, mengatakan program ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pangan.

Menurutnya, Gerakan Pangan Murah tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi strategi pengendalian inflasi daerah, khususnya pada komoditas pangan strategis.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga kestabilan harga pangan di daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Muba Perkuat Reformasi Birokrasi, Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Politeknik STIA LAN Bandung

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, perbankan, dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan di Musi Banyuasin.

Pemerintah Kabupaten Muba juga memberikan apresiasi terhadap dukungan berbagai pihak melalui program CSR yang dinilai berperan besar dalam mendukung keberlanjutan Gerakan Pangan Murah sepanjang tahun 2026.

Selain membantu masyarakat secara langsung, program ini juga diharapkan mampu menjaga daya beli warga di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Pemkab Muba berharap distribusi bahan pangan tetap lancar, harga tetap stabil, dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani lonjakan harga di pasaran. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *