PALEMBANG, viralsumsel.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mempercepat langkah strategis dalam memperkuat peran daerah di sektor minyak dan gas bumi (migas).
Salah satu fokus utama adalah mendorong penambahan Participating Interest (PI) sebesar 5 persen di Wilayah Kerja (WK) Rimau.
Upaya ini mengemuka dalam rapat koordinasi yang berlangsung di ruang rapat Gubernur Sumsel, Senin (13/4/2026). Langkah tersebut dinilai sebagai bagian penting dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah sekaligus memperbesar kontribusi sektor energi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Bupati Muba, Toha Tohet, menegaskan bahwa WK Rimau memiliki potensi migas yang besar dan perlu dimaksimalkan dengan keterlibatan aktif pemerintah daerah. Menurutnya, tambahan PI sebesar 5 persen bukan hanya berdampak pada peningkatan pendapatan, tetapi juga membuka peluang penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Ia menjelaskan, jika penambahan PI dapat direalisasikan, maka akan menjadi momentum penting bagi Muba dalam memperbaiki struktur keuangan daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh pihak untuk mempercepat proses yang ada agar tidak terhambat birokrasi yang berlarut.
Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru, menekankan bahwa Participating Interest merupakan hak daerah yang harus diperjuangkan secara optimal. Ia menilai pengelolaan sumber daya alam tidak boleh hanya berorientasi pada produksi semata, melainkan harus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan mendapatkan tambahan PI akan menjadi peluang besar bagi daerah untuk memperoleh manfaat langsung dari pengelolaan migas. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, mulai dari pemenuhan regulasi hingga kesiapan kelembagaan.
“Sinergi harus diperkuat, termasuk dalam menyiapkan BUMD yang profesional dan mampu mengelola potensi ini secara optimal,” ujarnya dengan penekanan.
Dalam rapat tersebut, Bupati Muba turut didampingi sejumlah pejabat daerah, mulai dari unsur perencanaan, keuangan, hingga pengelola BUMD energi. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal percepatan realisasi penambahan PI di WK Rimau.
Langkah ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian lokal, seperti pembukaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar. (dev)













