Pemprov Sumsel Siapkan Strategi Kurangi Ketergantungan Fiskal dari Pemerintah Pusat

PALEMBANG, viralsumsel.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, sekaligus meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., saat menyampaikan tanggapan dan jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumatera Selatan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2025.

Penyampaian tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna XXXVII DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin (29/6/2026).

Dalam pidatonya, Edward Candra menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan, kritik, maupun saran konstruktif yang diberikan seluruh fraksi DPRD. Menurutnya, pandangan yang disampaikan legislatif merupakan bentuk kepedulian bersama dalam memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah agar semakin efektif, efisien, dan bertanggung jawab.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah mempelajari secara menyeluruh seluruh pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya bersama membangun tata kelola pemerintahan yang semakin baik, khususnya di bidang pengelolaan keuangan daerah,” ujar Edward.

Salah satu isu yang menjadi perhatian DPRD adalah upaya mengurangi ketergantungan fiskal terhadap pemerintah pusat. Menanggapi hal tersebut, Edward menegaskan bahwa Pemprov Sumsel telah menyiapkan berbagai strategi untuk memperkuat kemampuan keuangan daerah melalui peningkatan PAD.

Baca Juga :  Kasus Sembuh Covid-19 di Muba Bertambah 1, Warga Ramba Babat Supat

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan melalui berbagai kebijakan, mulai dari intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, penguatan pengawasan terhadap kepatuhan wajib pajak, digitalisasi pelayanan perpajakan, optimalisasi pemanfaatan aset milik daerah, hingga peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Selain itu, pemerintah daerah juga terus menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif guna menarik investor sekaligus memperluas aktivitas ekonomi di Sumatera Selatan.

Ia menjelaskan bahwa meningkatnya investasi akan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang pada akhirnya memperbesar basis penerimaan pajak daerah sehingga tingkat kemandirian fiskal Sumsel dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Upaya memperkuat PAD terus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya melalui peningkatan penerimaan pajak daerah, tetapi juga dengan memperluas sumber-sumber pendapatan lain serta menciptakan lingkungan investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Selain membahas pendapatan daerah, Edward juga memberikan tanggapan terhadap pandangan Fraksi Partai Nasional Demokrat mengenai penyerapan anggaran pemerintah.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tetap menempatkan optimalisasi realisasi anggaran sebagai salah satu prioritas utama, khususnya belanja yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat dan pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, percepatan belanja modal memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Gubernur Herman Deru Apresiasi Kontribusi Ponpes Kiai Marogan dalam Bangun SDM Sumsel

“Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintah karena merupakan belanja wajib sebagaimana diamanatkan dalam ketentuan Kementerian Dalam Negeri. Oleh sebab itu, pemerintah terus berupaya mengoptimalkan realisasi anggaran agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat,” katanya.

Edward juga menanggapi pandangan DPRD mengenai penyusunan target pendapatan daerah yang didasarkan pada realisasi semester pertama tahun sebelumnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD dalam mendorong pemerintah daerah mencapai target PAD yang telah ditetapkan serta memastikan setiap kebijakan fiskal disusun berdasarkan perencanaan yang realistis dan terukur.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keuangan daerah sekaligus memperkuat pembangunan di berbagai sektor.

Di penghujung penyampaiannya, Edward berharap seluruh pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2025 dapat berjalan dengan lancar hingga memperoleh persetujuan bersama untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama yang selama ini terjalin dalam mengawal jalannya pemerintahan serta pembangunan di Sumatera Selatan.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengucapkan terima kasih atas sinergi dan dukungan seluruh fraksi DPRD. Kami berharap kerja sama yang baik ini terus terjalin demi mewujudkan pembangunan daerah yang semakin maju, transparan, dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat,” tutup Edward. (win)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *