Persebaya Evaluasi Kegagalan Pertahankan Keunggulan, Bernardo Tavares Soroti Gol Kedua

SURABAYA, VIRALSUMSEL.COM – Persebaya Surabaya melakukan sejumlah evaluasi setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan pertama BRI Super League 2026/27.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai ada sejumlah aspek yang harus segera dibenahi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya. Salah satu perhatian utama pelatih asal Portugal tersebut adalah kemampuan tim dalam mempertahankan keunggulan sekaligus keberanian untuk terus mencari gol tambahan.

Pada laga perdana yang berlangsung di markas Bhayangkara FC, Persebaya sebenarnya mampu membuka keunggulan melalui Yann Mabella. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir setelah tuan rumah mencetak gol penyeimbang.

Situasi tersebut menjadi evaluasi penting bagi Bajul Ijo. Pasalnya, setelah unggul lebih dulu, Persebaya masih memiliki sejumlah kesempatan untuk mencetak gol kedua. Namun, peluang yang didapat belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.

Bernardo Tavares menilai kondisi tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan Persebaya untuk mengunci kemenangan sekaligus menjaga gawang tetap tidak kebobolan.

“Di sisi lain, kami ingin menang tapi sayangnya tidak bisa. Kami sedikit frustrasi karena ketika kami sudah unggul duluan, kami harusnya bisa menjaga clean sheet. Kami perlu meningkatkan aspek ini,” ujar Bernardo Tavares.

Menurutnya, pertandingan tersebut memberikan pelajaran penting bahwa sebuah tim tidak boleh mengendurkan intensitas setelah berhasil mencetak gol pembuka. Persebaya harus tetap memiliki keberanian dan konsistensi untuk mencari gol berikutnya.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/26 Pekan ke-16: Duel Panas Persib, Persija, hingga Big Match Bali United vs Arema

“Ada situasi di mana kami bisa mencetak gol kedua, tapi terkadang kami menyerah terlalu dini. Sepak bola kali ini menunjukkan bahwa kami harus terus berjuang untuk mencari gol kedua sebelum lawan menyamakan kedudukan,” imbuhnya.

Allano Jadi Perhatian Bernardo Tavares

Gol penyeimbang Bhayangkara Presisi Lampung FC dicetak Allano Lima pada babak kedua. Menariknya, pemain tersebut memulai pertandingan dari bangku cadangan dan kemudian mampu memberikan perubahan terhadap permainan tuan rumah setelah masuk ke lapangan.

Bernardo Tavares pun memberikan perhatian khusus terhadap kontribusi Allano dalam pertandingan tersebut. Meski demikian, pelatih yang pernah menangani PSM Makassar itu menegaskan dirinya tidak ingin terlalu jauh memberikan penilaian terhadap kualitas individu pemain lawan.

“Saya lebih fokus pada tim saya dan pemain saya sendiri. Menurut saya kurang adil jika saya mengomentari performa individu pemain lawan,” kata Bernardo.

Namun, Allano menjadi pengecualian karena dampaknya terhadap pertandingan terlihat jelas. Bukan hanya mencetak gol penyama kedudukan, pemain tersebut juga dinilai mampu mengeksploitasi ruang yang tersedia di lini pertahanan Persebaya.

“Saya hanya bicara soal Allano karena bisa lihat dia membuat perbedaan, bukan hanya dari golnya, tapi bagaimana dia bermain di belakang lini tengah kami, bermain di ruang kosong, dia menciptakan banyak situasi,” sambungnya.

Bernardo menilai kemampuan Bhayangkara FC menyimpan pemain dengan kualitas seperti Allano di bangku cadangan juga menunjukkan bahwa tim tersebut memiliki kedalaman skuad yang cukup baik.

Baca Juga :  PSIM Yogyakarta Bidik Finis 10 Besar Saat Tantang Arema FC di Kanjuruhan

Apalagi, Allano disebut memiliki catatan statistik yang bagus pada musim sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran mengenai kualitas pemain yang dimiliki Bhayangkara FC.

“Padahal dia punya statistik bagus musim lalu, itu artinya mereka punya kedalaman skuad yang baik,” pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Persebaya Bidik Kemenangan di Kandang

Hasil imbang pada pertandingan pertama membuat Persebaya mengoleksi satu poin dan berada di posisi ke-11 klasemen sementara BRI Super League 2026/27.

Meski kompetisi masih sangat panjang, Bernardo Tavares tidak ingin kegagalan mempertahankan keunggulan tersebut kembali terulang. Setiap pertandingan akan menjadi bahan evaluasi bagi Bajul Ijo untuk meningkatkan performa.

Kesempatan untuk bangkit datang pada pekan kedua. Persebaya akan kembali bertanding di hadapan pendukungnya dengan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9) malam.

Laga tersebut menjadi momentum bagi Bajul Ijo untuk memperbaiki penyelesaian akhir, mempertahankan keunggulan, sekaligus mengamankan tiga poin pertama musim ini.

Dengan dukungan publik Surabaya, Persebaya diharapkan mampu tampil lebih agresif dan menjaga konsistensi permainan sepanjang pertandingan. Evaluasi dari laga perdana pun menjadi bekal penting bagi Bernardo Tavares untuk mempersiapkan tim menghadapi PSIM Yogyakarta. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *