BOGOR, viralsumsel.com — Laga krusial akan dijalani Persekat Tegal saat menghadapi Persikad Depok dalam pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/26.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari pada Jumat (27/3/2026) pukul 15.30 WIB.
Bagi tim berjuluk Laskar Ki Gede Sebayu, duel ini bukan sekadar laga biasa, melainkan pertaruhan penting untuk menjaga asa keluar dari zona playoff degradasi.
Saat ini, Persekat masih tertahan di posisi ke-9 klasemen Grup 1 atau wilayah Barat, hanya satu tingkat di atas juru kunci.
Dari total 21 pertandingan yang telah dilakoni, Persekat baru mengumpulkan 22 poin. Meski demikian, peluang untuk memperbaiki posisi klasemen masih terbuka lebar.
Selisih poin dengan PSPS Pekanbaru di peringkat ke-8 hanya dua angka, sementara dengan Persikad di posisi ke-7 terpaut empat poin.
Secara matematis, kemenangan atas Persikad akan menjadi langkah signifikan bagi Persekat untuk keluar dari tekanan zona merah.
Terlebih jika di pertandingan lain PSPS gagal meraih poin penuh saat menghadapi PSMS Medan.
Pelatih kepala Persekat, Putu Gede, memastikan timnya dalam kondisi siap tempur. Ia menyebut persiapan tim berjalan cukup optimal, termasuk sesi latihan resmi jelang pertandingan.
“Kondisi pemain cukup baik dan kami sudah menjalani persiapan akhir dengan lancar. Tim siap menghadapi pertandingan penting ini,” ujarnya.
Dengan hanya menyisakan enam pertandingan di fase penentuan, Putu Gede menekankan pentingnya kerja keras dan konsistensi tim dalam meraih hasil maksimal di setiap laga tersisa.
Menurutnya, persaingan di papan bawah masih sangat ketat dan segala kemungkinan masih bisa terjadi. Ia pun memberikan apresiasi terhadap semangat juang para pemain di tengah berbagai tantangan yang dihadapi tim sepanjang musim ini.
“Kami sadar situasi tidak mudah, tetapi peluang tetap ada. Kunci utamanya adalah kerja keras dan mental bertanding. Kami akan berjuang hingga akhir untuk keluar dari zona playoff degradasi,” tegasnya.
Sementara itu, di Grup Barat, nasib berbeda dialami Sriwijaya FC yang sudah dipastikan terdegradasi ke kasta ketiga musim depan. Tim asal Palembang tersebut baru mengoleksi dua poin dari 21 pertandingan, hasil dari dua kali imbang dan 19 kekalahan.
Kondisi ini menjadi pengingat keras bagi tim-tim lain di papan bawah, termasuk Persekat, untuk segera bangkit sebelum terlambat. (bbs)






