Persiba Balikpapan U19 Tunjukkan Mental Baja, Tahan Imbang Sumsel United U19 di Tengah Krisis Pemain

BEKASI, viralsumsel.com – Persiba Balikpapan U19 memperlihatkan semangat juang luar biasa saat menahan imbang 2-2 Sumsel United U19 pada pekan keempat Grup A Elite Pro Academy Championship U19 2026.

Laga yang digelar di Akademi Sepak Bola Garudayaksa, Sabtu (11/4), menjadi ujian berat bagi skuad muda Beruang Madu yang tampil dalam kondisi tidak ideal.

Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal. Sumsel United U19 langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil unggul cepat melalui gol Rifki Sinung Prasetyo pada menit ke-10.

Gol tersebut memaksa Persiba U19 meningkatkan intensitas permainan. Hasilnya, mereka mampu menyamakan kedudukan lewat aksi Julian Putra Hasyim pada menit ke-22.

Memasuki babak kedua, Sumsel United kembali menekan dan sukses mencetak gol kedua melalui Pasha Andrio pada menit ke-49. Situasi ini semakin menyulitkan Persiba yang bermain dengan komposisi pemain terbatas. Namun, alih-alih menyerah, tim asal Balikpapan itu justru menunjukkan determinasi tinggi.

Baca Juga :  PS Barito Putera U19 Kembali Tumbang, Lini Belakang Jadi Sorotan Usai Dikalahkan Persiku Kudus U19

Upaya keras Persiba akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-83. Muhammad Nassim Fauzi Ramadhan tampil sebagai pahlawan setelah mencetak gol penyeimbang yang memastikan timnya terhindar dari kekalahan.

Di balik hasil tersebut, tersimpan cerita perjuangan yang tidak mudah. Pelatih Persiba U19, Aidin Elmi, mengungkapkan bahwa timnya datang ke pertandingan dengan kondisi kurang optimal. Sejumlah pemain mengalami gangguan kesehatan, bahkan ada yang harus tetap dimainkan meski belum sepenuhnya fit.

Ia menjelaskan, keterbatasan jumlah pemain menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih dalam meracik strategi. Dengan hanya membawa skuad minim, situasi semakin sulit setelah adanya kartu merah yang membuat opsi di bangku cadangan semakin terbatas.

Baca Juga :  Persiku Kudus Siap Tantang PSS Sleman, Meski Aman Degradasi Tetap Incar Poin

“Kondisi tim memang tidak ideal. Beberapa pemain sedang tidak dalam kondisi terbaik, namun mereka tetap menunjukkan komitmen untuk bertanding,” ujarnya.

Meski demikian, Aidin tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas anak asuhnya. Menurutnya, semangat pantang menyerah yang ditunjukkan pemain menjadi faktor utama keberhasilan tim mengamankan satu poin penting.

“Mereka menunjukkan karakter yang kuat di lapangan. Dalam situasi sulit seperti ini, yang terpenting adalah bagaimana tim tetap berjuang dan tidak menyerah,” tambahnya.

Hasil imbang ini menjadi modal berharga bagi Persiba U19, meski pekerjaan rumah besar menanti, terutama dalam pemulihan kondisi fisik pemain. Tim diharapkan segera bangkit agar dapat tampil lebih optimal pada pertandingan berikutnya. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *