JEPARA, viralsumsel.com — Persijap Jepara berhasil mencuri perhatian usai menahan imbang salah satu kandidat juara BRI Super League 2025/2026, Borneo FC Samarinda, dalam laga pekan ke-33 yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (17/5/2026) malam. Pertandingan berakhir tanpa gol, namun duel berlangsung ketat dan penuh tensi sepanjang 90 menit.
Winger andalan Persijap, Najeeb Yakubu, mengaku puas dengan performa timnya meski hanya mampu meraih satu poin. Menurut pemain asal Niger tersebut, hasil imbang melawan tim papan atas seperti Borneo FC menjadi bukti bahwa Persijap mampu tampil kompetitif, terutama saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
Najeeb mengatakan semangat para pemain meningkat berkat dukungan langsung dari suporter yang memadati Stadion Gelora Bumi Kartini. Atmosfer kandang disebut menjadi energi tambahan bagi skuad Laskar Kalinyamat untuk tampil disiplin dan menjalankan strategi pelatih dengan maksimal.
“Kami bermain sangat baik dan mampu menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Bermain di kandang sendiri tentu memberi motivasi tambahan karena dukungan suporter membuat kami semakin percaya diri. Kami bersyukur masih bisa mendapatkan poin dari pertandingan ini,” ujar Najeeb Yakubu.
Dalam pertandingan tersebut, pemain berusia 26 tahun itu tampil penuh selama 90 menit. Kecepatan dan kemampuan eksplosifnya di sisi sayap beberapa kali merepotkan lini pertahanan Pesut Etam yang datang dengan ambisi besar untuk menjaga peluang meraih gelar juara musim ini.
Sepanjang kompetisi musim 2025/2026, Najeeb memang menjadi salah satu pemain penting dalam skema permainan Persijap Jepara. Dari total 33 pertandingan yang telah dijalani tim, ia tampil dalam 21 laga dengan total 1.702 menit bermain.
Pertandingan Persijap kontra Borneo FC sendiri berlangsung terbuka dan menarik sejak menit awal. Kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang emas, namun buruknya penyelesaian akhir dan penampilan impresif kedua penjaga gawang membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga peluit panjang dibunyikan.
Dari kubu Persijap, beberapa peluang berbahaya tercipta lewat aksi Carlos Franca, Sudi Abdallah, dan Alexis Gomez. Namun, seluruh upaya tersebut mampu digagalkan kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, yang tampil cukup solid di bawah mistar.
Di sisi lain, Borneo FC juga beberapa kali mengancam gawang Persijap melalui pergerakan Mariano Peralta dan lini serang mereka yang agresif. Beruntung bagi tim tuan rumah, kiper Muh Ardiansyah tampil sigap dengan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga gawang Persijap tetap aman.
Tambahan satu poin membuat Persijap kini mengoleksi 35 poin dan masih bertahan di posisi ke-13 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Dari 33 pertandingan yang sudah dijalani, Laskar Kalinyamat mencatatkan sembilan kemenangan, delapan hasil imbang, dan 16 kekalahan.
Hasil ini sekaligus menjadi modal positif bagi Persijap menjelang laga terakhir musim ini. Semangat juang dan penampilan disiplin saat menghadapi Borneo FC menjadi sinyal bahwa tim asal Jepara tersebut masih memiliki tekad kuat untuk menutup kompetisi dengan hasil terbaik. (bbs)













