DEPOK, viralsumsel.com – Memasuki fase krusial putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26, Persikad Depok bertekad membuka babak baru dengan hasil maksimal.
Meski performa di penghujung putaran kedua belum sepenuhnya konsisten, skuad berjuluk Serigala Margonda tetap memancarkan optimisme jelang laga tandang kontra Adhyaksa FC Banten.
Pertandingan pekan ke-19 akan berlangsung di Banten International Stadium, Sabtu (14/2) pukul 15.30 WIB. Duel ini menjadi momen penting bagi Persikad untuk kembali merapat ke papan persaingan setelah dalam empat laga terakhir hanya mampu mengamankan dua poin.
Pelatih kepala Persikad, Achmad Zulkifli, memastikan masa jeda kompetisi dimanfaatkan secara optimal untuk melakukan pembenahan menyeluruh. Evaluasi dilakukan pada aspek taktikal, transisi permainan, hingga efektivitas lini depan yang dinilai masih perlu peningkatan.
Menurut pelatih yang akrab disapa Azul itu, laga melawan Adhyaksa bukanlah tantangan ringan. Tuan rumah dikenal sebagai salah satu tim paling stabil di papan atas klasemen dan konsisten menjaga peluang promosi. Namun, ia menegaskan timnya datang bukan sekadar untuk melengkapi jadwal pertandingan.
“Kami memahami kualitas lawan dan posisi mereka di klasemen. Tetapi kami sudah melakukan persiapan matang selama jeda. Para pemain menunjukkan perkembangan positif dan siap memberikan performa terbaik,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Saat ini Persikad berada di peringkat ketujuh dengan koleksi 23 poin. Sementara Adhyaksa FC menempati posisi kedua dengan 33 poin, terpaut cukup jauh namun masih dalam jangkauan jika Persikad mampu merangkai tren positif di putaran ketiga.
Azul menilai kunci pertandingan terletak pada konsentrasi dan disiplin sepanjang 90 menit. Ia menekankan pentingnya menjaga organisasi permainan, terutama ketika menghadapi tim yang memiliki keseimbangan antara lini bertahan dan menyerang.
Selain itu, efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera diperbaiki.
Catatan pertemuan pertama musim ini juga menjadi referensi penting. Pada laga sebelumnya, Persikad mampu mencuri satu poin setelah bermain imbang 2-2. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa timnya memiliki kapasitas untuk bersaing dengan tim papan atas.
Meski demikian, putaran ketiga dikenal sebagai fase penentuan yang sering menghadirkan tekanan lebih besar. Kesalahan kecil dapat berimplikasi signifikan terhadap posisi klasemen akhir. Oleh sebab itu, Persikad dituntut tampil dengan mentalitas kuat dan determinasi tinggi sejak menit awal.
“Kami ingin menunjukkan karakter tim. Bermain di kandang lawan justru menjadi motivasi tambahan. Target kami jelas, membawa pulang poin dan menjaga asa tetap hidup,” tegas pelatih berusia 41 tahun tersebut.
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat, dengan intensitas tinggi mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin demi ambisi masing-masing di sisa musim. (bbs)






