TANGERANG, viralsumsel.com – Persita Tangerang kembali memperkuat komposisi skuad untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/27. Klub berjuluk Pendekar Cisadane tersebut resmi mendatangkan gelandang serang asal Spanyol, Tyronne del Pino, untuk menambah kreativitas sekaligus kekuatan di lini serang.
Pemain berusia 35 tahun itu menjadi rekrutan asing ke-10 Persita Tangerang untuk musim 2026/27. Tyronne didatangkan dengan status bebas transfer setelah sebelumnya memperkuat Malut United FC pada musim kompetisi 2025/26.
Kehadiran Tyronne menjadi tambahan penting bagi skuad yang ditangani pelatih Carlos Pena. Pengalaman panjang pemain kelahiran Las Palmas, Kepulauan Canary, tersebut diharapkan dapat memberikan opsi baru di lini tengah dan membantu Persita tampil lebih kompetitif pada musim mendatang.
Tyronne bukan nama asing bagi pencinta sepak bola Indonesia. Ia pernah menjadi bagian penting dari skuad Persib Bandung ketika klub tersebut meraih gelar juara Liga 1 2024/25. Bahkan, performanya pada musim tersebut membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga 1 2024/25.
Setelah meninggalkan Persib, Tyronne melanjutkan karier bersama Malut United. Pada musim 2025/26, ia menunjukkan produktivitas yang cukup menonjol dengan mencatatkan 10 gol dan 12 assist dari 32 pertandingan.
Catatan tersebut menjadi salah satu alasan Persita merekrut pemain yang dikenal memiliki kemampuan dalam membangun serangan dan menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.
Jebolan Akademi Las Palmas
Tyronne del Pino lahir di Las Palmas, Kepulauan Canary, Spanyol. Ia merupakan produk akademi UD Las Palmas dan mulai menapaki karier senior bersama tim cadangan klub tersebut pada musim 2010/11 di kompetisi Tercera División.
Karier profesionalnya kemudian dimulai ketika ia mendapat kesempatan memperkuat tim utama Las Palmas. Pada 11 Desember 2010, Tyronne menjalani debut profesionalnya di Segunda División. Saat itu, ia tampil selama sekitar 12 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Dalam perjalanan kariernya di Spanyol, Tyronne sempat menjalani sejumlah masa peminjaman. Pada periode 2013 hingga 2017, ia memperkuat beberapa klub, di antaranya Barakaldo, Huesca, dan Tenerife.
Setelah masa peminjaman tersebut, Tyronne kemudian bergabung secara permanen dengan Tenerife. Pengalaman bermain di sejumlah klub membuatnya memiliki perjalanan karier yang cukup panjang sebelum akhirnya memutuskan mencari tantangan baru di luar Spanyol.
Pada 2019, Tyronne mulai berkarier di luar negeri dengan bergabung bersama klub Yunani, PAS Lamia. Ia tercatat memperkuat klub tersebut dalam dua periode, yakni pada musim 2019/20 dan 2021/22.
Dalam dua periode bersama PAS Lamia, Tyronne mencatatkan 69 penampilan dengan kontribusi dua gol dan delapan assist.
Setelah meninggalkan Yunani, perjalanan kariernya berlanjut ke Asia. Ia pernah memperkuat Nakhon Ratchasima di Thailand, kemudian melanjutkan karier ke Indonesia bersama Persib Bandung.
Bersama Persib, Tyronne turut merasakan kesuksesan dengan menjadi bagian dari tim yang meraih gelar juara Liga 1 2024/25. Penampilan impresifnya bahkan mengantarkan pemain asal Spanyol itu meraih penghargaan sebagai pemain terbaik kompetisi.
Setelah itu, Tyronne memperkuat Ratchaburi sebelum akhirnya bergabung dengan Malut United pada musim lalu.
Persita Berharap Pengalaman Tyronne Berdampak Positif
Kini, pengalaman panjang Tyronne di berbagai kompetisi menjadi modal berharga bagi Persita Tangerang. Kehadirannya diharapkan mampu memperkaya pilihan strategi Carlos Pena dalam menghadapi persaingan Super League 2026/27.
Tyronne juga akan bergabung dengan sejumlah pemain asing lain yang telah lebih dahulu menjadi bagian dari skuad Persita, termasuk Rayco Rodriguez dan Pablo Ganet.
Dengan pengalaman bermain di Spanyol, Yunani, Thailand hingga Indonesia, Tyronne diharapkan tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia.
Persita juga telah mendatangkan sejumlah pemain asing lainnya untuk memperkuat skuad, di antaranya Luquinhas dari Brasil dan Alexandre Ramalingom dari Madagaskar.
Komposisi pemain yang semakin beragam menjadi bagian dari persiapan Persita untuk menghadapi musim baru. Klub tentu berharap para pemain baru dapat segera menyatu dengan strategi tim dan memberikan kontribusi maksimal sejak kompetisi bergulir.
Bagi Tyronne, kepindahan ke Persita juga menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya. Setelah sebelumnya merasakan atmosfer juara bersama Persib dan tampil produktif bersama Malut United, ia kini mendapat tantangan untuk membantu Persita mencapai target terbaik pada musim 2026/27.
Pengalaman, kemampuan menciptakan peluang, serta catatan produktivitasnya menjadi modal yang diharapkan dapat memberikan warna baru bagi permainan Pendekar Cisadane.
Persita pun memiliki harapan besar terhadap pemain senior tersebut. Kehadiran Tyronne tidak hanya diharapkan memberikan kontribusi melalui gol dan assist, tetapi juga membantu pemain lain melalui pengalaman yang telah dimilikinya selama berkarier di berbagai kompetisi.
Dengan semakin lengkapnya komposisi skuad, persaingan menuju posisi terbaik di Super League 2026/27 dipastikan semakin menarik untuk diikuti. (bbs/ion)












