Prabowo Sebut RI Mampu Tangani Bencana Sumatera, Legislator PDIP Deddy Sitorus Ingatkan Realita di Daerah

Foto dok PDIP

 

viralsumsel.com, JAKARTA – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan Indonesia mampu menangani bencana banjir dan longsor di Sumatera mendapat respons dari Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus. Ia mengingatkan klaim kemampuan negara harus dibuktikan dengan penanganan cepat dan terukur di lapangan.

Deddy menilai, sikap optimistis pemerintah pusat tidak boleh mengabaikan realitas yang masih dihadapi masyarakat terdampak. Menurutnya, hingga beberapa hari setelah bencana, masih banyak warga yang hidup dalam kondisi darurat dan membutuhkan bantuan segera.

“Kalau pemerintah menyatakan mampu, maka ukurannya adalah kecepatan dan efektivitas penanganan. Faktanya, kita masih melihat penderitaan warga yang belum tertangani secara memadai,” kata Deddy kepada wartawan, Rabu (17/12/2025).

Ia menambahkan, lambatnya respons penanganan bencana berpotensi memicu ketidakpuasan publik. Deddy menyebut negara perlu hadir secara nyata, terutama pada fase awal tanggap darurat yang sangat menentukan keselamatan dan ketahanan psikologis masyarakat.

Baca Juga :  Safari Ramadhan 1447 H, Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rony Samtana Pererat Sinergi di Kota Prabumulih

Menanggapi pernyataan Prabowo yang menolak tawaran bantuan dari sejumlah negara sahabat, Deddy menilai penerimaan bantuan internasional tidak seharusnya dipandang sebagai bentuk ketidakmampuan negara.

“Bantuan kemanusiaan adalah praktik yang lazim dan beradab. Menerima bantuan dari luar tidak akan merendahkan wibawa Presiden maupun martabat bangsa,” ujarnya.

Dijelaskan Deddy, pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran dan sumber daya dalam menghadapi bencana berskala besar. Oleh karena itu, dukungan tambahan, termasuk dari komunitas internasional, justru dapat mempercepat proses pemulihan tanpa membebani daerah.

Ia menyinggung langkah Pemerintah Aceh yang mengirim surat kepada lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai sinyal kuat kondisi di lapangan berada dalam situasi mendesak.

“Jika pemerintah daerah sampai meminta bantuan PBB, itu menunjukkan tekanan luar biasa. Artinya, daya tahan masyarakat dan aparat di daerah terdampak sudah sangat teruji,” kata Deddy.

Baca Juga :  Prabowo Gelar Rapat di Medan, Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Cepat dan Bahas Kesiapan Nataru

Deddy juga menekankan pentingnya membuka akses wilayah yang masih terisolasi agar distribusi logistik berjalan lancar. Ia menyebut pemenuhan kebutuhan dasar seperti tempat tinggal sementara, air bersih, pangan, listrik, dan BBM harus menjadi prioritas utama.

“Pernyataan mampu harus diterjemahkan ke dalam kerja yang sistematis dan terlihat nyata di lapangan,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa dirinya menerima banyak tawaran bantuan dari kepala negara sahabat terkait bencana di Sumatera. Namun Prabowo menegaskan pemerintah Indonesia memiliki kemampuan untuk menangani dampak bencana tersebut secara mandiri. (mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *