YOGYAKARTA, viralsumsel.com – Keran transfer PSIM Yogyakarta Kembali terbuka jelang musim baru 2026/27. Terbaru manajemen tim berjuluk Laskar Mataram resmi memperkenalkan rekrutan lokal, Ahmad Agung Setiabudi.
Agung sengaja didatangkan untuk menambah kekuatan lini pertahanan PSIM Yogyakarta.
Pemain kelahiran Demak, 9 Maret 1996 ini didatangkan untuk menambal celah permainan berdasarkan evaluasi performa musim lalu. Manajer tim PSIM, Iksan Mahar, menjelaskan alasan utama pemilihan penggawa mantan skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 tersebut.
“Kami mendatangkan Ahmad Agung karena kualitasnya sesuai dengan kebutuhan taktis tim saat ini. Kedatangan Ahmad ini diproyeksikan buat memperkuat area-area yang perlu dibenahi, khususnya di lini belakang yang sempat jadi catatan kami pada putaran kedua kompetisi kemarin,” ujar Iksan.
Pengalaman Ahmad Agung yang pernah membela PSIS Semarang, Bali United FC hingga Persik Kediri diharapkan memperkokoh lini belakang tim. Pemain yang mengawali karir profesionalnya sejak 2015 tersebut diyakini mampu mendongkrak konsistensi permainan Laskar Mataram.
“Ahmad Agung ini tipikal pemain yang punya versatility juga. Fleksibilitasnya buat main di beberapa posisi bakal kasih banyak opsi strategi bagi tim pelatih di lapangan,” kata Iksan.
“Kami percaya kualitas dan pengalamannya bisa membantu tim menghadapi tantangan musim baru nanti, apalagi kompetisi 2026/26 dipastikan berjalan lebih panjang dengan jadwal yang jauh lebih padat,” dia menambahkan.
Proses pendekatan manajemen Laskar Mataram kepada mantan pemain tim nasional Indonesia ini sebetulnya telah berlangsung sejak tahun lalu. Namun Ahmad Agung akhirnya memantapkan pilihannya setelah berdiskusi dengan rekan sejawatnya.
“Awalnya itu sudah dari tahun kemarin sempat dihubungi PSIM. Lalu, tahun ini saya tanya-tanya ke Ze Valente, bagaimana di PSIM. Dia menyarankan saya bergabung,” ungkap Ahmad Agung.
“Alhamdulillah dari pihak PSIM mengontak saya, sehingga bisa deal satu musim di sini,” tuturnya melanjutkan.
Selain itu, keberadaan suporter juga menjadi magnet kuat bagi pemain berposisi gelandang bertahan dan bek tengah tersebut. Kedekatan geografis wilayah Yogyakarta dengan rumah asalnya turut mempermudah proses kepindahan sang pemain.
“Minat bergabung karena memang PSIM tahun kemarin bermain bagus. Banyak pemain muda yang potensial. Tim yang besar dengan basis suporter yang besar juga. Selain itu, juga dekat dengan rumah,” pungkasnya.






