YOGYAKARTA, viralsumsel.com – PSIM Yogyakarta menyatakan kesiapan penuh menyambut bergulirnya League Cup 2026, kompetisi domestik yang akan kembali digelar setelah vakum selama tujuh musim.
Turnamen yang dijadwalkan mulai berlangsung pada 3 November 2026 itu akan diikuti seluruh klub peserta kasta tertinggi dan kasta kedua sepak bola Indonesia musim 2026/2027.
Manajemen Laskar Mataram menilai kehadiran kembali League Cup menjadi angin segar bagi perkembangan kompetisi nasional sekaligus memberikan peluang lebih besar bagi klub untuk meraih prestasi di luar kompetisi liga.
Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, mengaku menyambut baik kebijakan I.League yang menghidupkan kembali turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai Piala Indonesia.
Menurutnya, kompetisi tersebut memiliki nilai penting karena terakhir kali digelar pada musim 2018/2019, sehingga kehadirannya kembali akan memberikan warna baru bagi sepak bola nasional.
“Kami menyambut positif keputusan I.League untuk menggelar kembali League Cup mulai musim 2026/27. Seperti kita ketahui League Cup atau dulu dikenal sebagai Piala Indonesia terakhir digelar pada musim 2018/19, sehingga sudah vakum selama tujuh musim,” ujar Iksan.
PSIM Sudah Siapkan Skuad Hadapi Dua Kompetisi
Iksan menegaskan, sejak awal penyusunan skuad musim ini, manajemen telah memperhitungkan kemungkinan menghadapi jadwal yang lebih padat.
Karena itu, komposisi pemain disusun agar memiliki kedalaman skuad yang cukup sehingga mampu bersaing di Super League maupun League Cup secara bersamaan.
Ia optimistis tim pelatih telah mempersiapkan strategi terbaik agar performa tim tetap stabil sepanjang musim.
“PSIM memang sudah mempersiapkan tim untuk menjalani dua kompetisi nasional. Kami percaya tim pelatih dan seluruh pemain yang telah dipersiapkan mampu tampil kompetitif di Super League maupun League Cup,” katanya.
Selain memburu prestasi, League Cup juga dinilai menjadi kesempatan emas bagi seluruh pemain untuk memperoleh menit bermain lebih banyak.
Rotasi pemain akan menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi fisik sekaligus meningkatkan kualitas permainan tim sepanjang musim kompetisi.
“Kehadiran League Cup membuka peluang bagi semua pemain untuk mendapatkan kesempatan bermain yang lebih merata. Kami membutuhkan kontribusi seluruh pemain agar target besar musim ini bisa tercapai,” tambahnya.
Van Gastel: League Cup Bagus, Tapi Jadwal Akan Sangat Padat
Sementara itu, pelatih kepala PSIM Jean Paul Van Gastel juga memberikan apresiasi terhadap hadirnya kembali kompetisi tersebut.
Pelatih asal Belanda itu menilai keberadaan League Cup merupakan langkah positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia karena membuka peluang klub meraih trofi tambahan.
Meski demikian, Van Gastel mengingatkan bahwa penyelenggaraan turnamen berdekatan dengan agenda internasional seperti South Asian Cup dan AFC Asian Cup, sehingga berpotensi membuat kalender pertandingan menjadi sangat padat.
“Menurut saya, League Cup adalah sesuatu yang sangat bagus. Namun karena ada South Asian Cup dan Asian Cup, jadwal pertandingan kemungkinan akan sangat padat,” ujarnya.
Ia menambahkan, padatnya jadwal tentu menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh peserta, khususnya dalam menjaga kebugaran pemain.
Meski demikian, dirinya tetap antusias karena League Cup menghadirkan peluang baru untuk mempersembahkan gelar bagi klub.
“Saya senang League Cup kembali digelar karena memberikan kesempatan meraih trofi lainnya. Hanya saja, jika melihat jadwal musim ini, mungkin waktunya kurang ideal. Tetapi secara keseluruhan saya tetap menyambut positif penyelenggaraan turnamen ini,” tutup Van Gastel.
Dengan persiapan yang telah dilakukan sejak awal musim, PSIM Yogyakarta berharap mampu tampil konsisten di dua ajang nasional sekaligus dan terus bersaing dalam perebutan gelar sepanjang musim 2026/2027. (bbs/ion)






