PEKANBARU, viralsumsel.com — PSPS Pekanbaru langsung melakukan evaluasi setelah harus mengawali perjalanan di Grup A Pegadaian Championship 2026/27 dengan kekalahan. Askar Bertuah menyerah tipis 1-2 dari PSIS Semarang dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang.
Hasil tersebut tentu menjadi kekecewaan bagi PSPS. Pasalnya, tim asal Riau tersebut sempat menunjukkan perlawanan kuat dan memiliki peluang untuk membawa pulang poin dari markas PSIS.
Bahkan, PSPS dinilai mampu memberikan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk menghindarkan Misbakus Solikin dan kawan-kawan dari kekalahan.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, memastikan hasil pertandingan pertama telah menjadi bahan evaluasi tim. Menurutnya, berbagai kekurangan yang terlihat saat menghadapi PSIS harus segera dibenahi sebelum PSPS menjalani pertandingan berikutnya.
Akhyar menyebut tim pelatih telah melakukan evaluasi agar penampilan PSPS dapat berkembang. Fokus utama kini diarahkan pada persiapan menghadapi laga kandang melawan Persiraja Banda Aceh yang dijadwalkan pada 19 September mendatang.
“Kami sudah melakukan evaluasi untuk melakukan perbaikan dan tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya,” kata Akhyar.
Pelatih PSPS itu juga meminta pemain tidak larut dalam kekecewaan setelah kehilangan poin di pertandingan pembuka. Menurutnya, kekalahan dari PSIS belum menentukan perjalanan PSPS secara keseluruhan karena kompetisi masih panjang.
PSPS masih memiliki banyak pertandingan untuk memperbaiki posisi dan mengumpulkan poin. Karena itu, Akhyar berharap para pemain tetap menjaga fokus sekaligus mendapatkan dukungan penuh dari suporter dan masyarakat Riau.
Ia menilai dukungan tersebut sangat penting bagi tim, terutama ketika PSPS mulai menjalani pertandingan di kandang sendiri. Atmosfer positif dari suporter diharapkan mampu memberikan tambahan motivasi kepada para pemain untuk meraih kemenangan.
“Perjalanan kompetisi masih sangat panjang. Kami baru memainkan satu pertandingan dan masih memiliki banyak kesempatan. Karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan dari seluruh suporter serta masyarakat Riau,” ujarnya.
Di balik kekalahan tersebut, Akhyar melihat terdapat sejumlah sisi positif dari penampilan PSPS. Ia menilai permainan anak asuhnya tidak buruk ketika menghadapi PSIS.
PSPS bahkan mampu menunjukkan keberanian dalam menguasai permainan dan menciptakan beberapa peluang di area pertahanan lawan. Hal tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk melakukan pembenahan sebelum pertandingan berikutnya.
Menurut Akhyar, perkembangan permainan PSPS menunjukkan bahwa proses persiapan menuju kompetisi telah berjalan dengan arah yang cukup baik. Meski hasil pertandingan perdana belum sesuai target, performa di lapangan memberikan gambaran bahwa tim memiliki potensi untuk berkembang.
“Kami melihat ada progres positif dari tim selama persiapan menghadapi kompetisi. Hal tersebut menjadi modal untuk terus melakukan perbaikan,” jelasnya.
Sementara itu, pemain PSPS Pekanbaru, Vieri Donny, menegaskan para pemain sudah berusaha melupakan kekalahan dari PSIS. Ia dan rekan-rekannya memilih menjadikan pertandingan tersebut sebagai pengalaman sekaligus bahan pembelajaran untuk menghadapi laga selanjutnya.
Vieri memastikan skuad PSPS memiliki tekad untuk segera bangkit. Bermain di hadapan pendukung sendiri akan menjadi kesempatan bagi Askar Bertuah untuk membayar kekecewaan setelah gagal membawa pulang poin dari Semarang.
Ia berharap PSPS mampu memanfaatkan status sebagai tuan rumah ketika menjamu Persiraja Banda Aceh pada 19 September mendatang.
“Kami sudah mengesampingkan hasil pertandingan sebelumnya. Semoga pada pertandingan berikutnya, ketika bermain di kandang, kami bisa meraih kemenangan,” harap Vieri.
Pertandingan menghadapi Persiraja pun menjadi momentum penting bagi PSPS Pekanbaru untuk menunjukkan respons setelah kekalahan pada laga perdana. Evaluasi, dukungan suporter, serta konsistensi permainan akan menjadi faktor penting bagi Askar Bertuah untuk mengejar hasil positif di lanjutan Pegadaian Championship 2026/27. (lib/ion)






