PALEMBANG, viralsumsel.com – Pemerintah Kota Palembang kembali melakukan penyegaran birokrasi. Sebanyak 19 pejabat dari eselon II, III, dan IV resmi dilantik oleh Wali Kota Ratu Dewa didampingi Wakil Wali Kota Prima Salam di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Rabu (6/5/2026) sore.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Palembang dalam mempercepat realisasi program kerja dan penguatan pelayanan publik di berbagai sektor.
Suasana pelantikan berlangsung khidmat. Sejumlah pejabat yang dilantik tampak mengikuti prosesi dengan penuh keseriusan sebagai bentuk tanggung jawab baru dalam menjalankan roda pemerintahan Kota Palembang.
Dalam keterangannya, Ratu Dewa menegaskan bahwa mutasi, rotasi, dan rolling jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja birokrasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi bagian dari upaya percepatan program prioritas pemerintah kota agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.
Dari total pejabat yang dilantik, terdapat dua pejabat tinggi pratama yang resmi menduduki jabatan strategis, yakni Kepala Dinas Kearsipan dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang.
Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah M. Irman yang kini resmi menjabat definitif sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang.
Selain itu, Joni Effendi dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Direktur RSUD Palembang BARI. Sementara Hardinata Arya Sena kini menempati posisi Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian BPBD Palembang.
Perombakan juga terjadi di lingkungan organisasi perangkat daerah lainnya. Agus Supriyanto yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan kini dipercaya mengisi jabatan baru di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Menurut Ratu Dewa, pelantikan kali ini sekaligus melengkapi struktur organisasi di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palembang yang sebelumnya masih mengalami kekosongan jabatan.
“Hari ini seluruh struktur di BPBD sudah lengkap. Ini penting untuk memperkuat kesiapsiagaan dan pelayanan kebencanaan di Kota Palembang,” katanya.
Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat langsung bekerja cepat, adaptif, dan mampu menerjemahkan visi-misi kepala daerah ke dalam program nyata yang dirasakan masyarakat.
Tak hanya fokus pada pelayanan publik dan kesehatan, penguatan sektor penanggulangan bencana juga menjadi perhatian utama Pemkot Palembang di tengah meningkatnya tantangan perkotaan seperti banjir dan cuaca ekstrem.
Meski sejumlah posisi telah terisi, satu jabatan strategis masih menunggu proses definitif, yakni Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang.
Ratu Dewa memastikan Pemerintah Kota Palembang segera membuka Seleksi Terbuka (Selter) untuk mengisi posisi tersebut.
“Prosesnya segera berjalan. Kemungkinan membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Untuk sementara akan dijabat Pelaksana Tugas terlebih dahulu, kemungkinan oleh sekretaris yang baru dilantik,” jelasnya.
Langkah penyegaran birokrasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palembang dalam mempercepat reformasi pelayanan publik dan memastikan seluruh program prioritas daerah berjalan lebih efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (nto)













