PALEMBANG, viralsumsel.com – Wali Kota Palembang Ratu Dewa menerima audiensi dari tim produksi Leo Pictures dalam rangka promosi film terbaru berjudul Jangan Buang Ibu. Pertemuan berlangsung di rumah dinas wali kota pada Kamis (9/4/2026) dan menjadi awal dari rangkaian promosi menuju penayangan nasional film tersebut.
Film ini merupakan adaptasi dari novel populer karya Wahyu Dera Priangga berjudul Jangan Buang Ibu Nak. Rencananya, film tersebut akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 25 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa mengaku tersentuh setelah mendengarkan sinopsis cerita yang diangkat dalam film tersebut. Ia menilai karya garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu ini memiliki nilai edukatif yang tinggi, khususnya dalam membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya berbakti kepada orang tua.
Menurutnya, peran seorang ibu dalam kehidupan sangatlah besar dan tidak tergantikan. Ia bahkan mengaitkan kisah dalam film tersebut dengan pengalaman pribadinya.
“Saya sangat menyayangi ibu saya. Berkat doa dan perjuangan beliau, saya bisa berada di posisi ini. Kekuatan doa seorang ibu itu luar biasa,” ungkapnya dengan penuh haru.
Ia pun mengajak masyarakat Palembang untuk menyaksikan film ini saat resmi tayang nanti. Baginya, pesan moral yang disampaikan menjadi pengingat penting di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
Sementara itu, Executive Producer film, Evi Surahmawati, mengungkapkan alasan dipilihnya Palembang sebagai lokasi gala premiere yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Juni 2026. Menurutnya, Palembang merupakan salah satu kota besar di Sumatera dengan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap industri perfilman.
“Palembang memiliki basis penonton yang kuat. Kami ingin berbagi pengalaman pertama menonton film ini bersama masyarakat di sini,” jelasnya. Ia turut didampingi Manager Marketing Leo Pictures, Rabindra, dalam audiensi tersebut.
Film Jangan Buang Ibu sendiri mengangkat kisah menyentuh tentang perjuangan seorang ibu bernama Ristiana yang diperankan oleh Nirina Zubir. Dalam cerita, Ristiana harus membesarkan tiga anaknya seorang diri setelah sang suami meninggal dunia.
Namun, konflik emosional muncul ketika di masa tuanya, Ristiana justru harus menghadapi kenyataan pahit: ia dititipkan di panti jompo oleh anak-anak yang dahulu ia rawat dengan penuh kasih sayang. Kisah ini menggambarkan ironi kehidupan sekaligus menjadi refleksi sosial tentang hubungan orang tua dan anak di era modern.
Selain Nirina Zubir, film ini juga diperkuat oleh jajaran aktor dan aktris ternama seperti Refal Hady, Amanda Manopo, Dwi Sasono, Erika Carlina, Basmalah Gralind, serta Fadly Faisal.
Dengan kekuatan cerita yang emosional serta dukungan pemain papan atas, film ini diprediksi akan menjadi salah satu drama keluarga paling berkesan di tahun 2026.
Kehadiran gala premiere di Palembang juga diharapkan mampu meningkatkan gairah perfilman di daerah serta mempererat hubungan antara industri kreatif nasional dengan masyarakat lokal. (bbs)













