PALEMBANG, VIRALSUMSEL.COM – Sinergi antara pemerintah daerah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi salah satu hal penting dalam mendukung pembangunan sekaligus menghadapi berbagai persoalan di daerah.
Hal tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam audiensi siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Sesko AD) Angkatan ke-68 bersama Pemerintah Kota Palembang, Kamis (3/9/2026).
Rombongan siswa Sesko AD tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, di Ruang Audiensi Wakil Wali Kota Palembang.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran para siswa Sesko AD untuk mendapatkan gambaran secara langsung mengenai kondisi pemerintahan dan pembangunan di daerah. Selain itu, para siswa juga menggali berbagai informasi serta data yang berkaitan dengan hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dan unsur TNI.
Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam mengatakan, kedatangan para siswa Sesko AD Angkatan ke-68 tersebut menjadi kesempatan untuk bertukar informasi mengenai berbagai persoalan dan program yang ada di Kota Palembang.
Menurut Prima, data serta informasi yang diperoleh dari pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan bagi para siswa selama mengikuti proses pendidikan di Sesko AD.
Ia menilai pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting bagi para siswa ketika nantinya menyelesaikan pendidikan dan mendapat tugas di berbagai daerah.
“Informasi yang mereka dapatkan hari ini tentu menjadi bagian dari pembelajaran. Harapannya, ketika nantinya mereka memimpin di wilayah masing-masing, pengalaman ini dapat menjadi dasar untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah,” kata Prima.
Bahas Kerja Sama TNI dan Pemkot Palembang
Dalam pertemuan tersebut, salah satu materi yang turut menjadi perhatian adalah bentuk sinergi yang selama ini telah dibangun antara Pemerintah Kota Palembang dan TNI.
Kerja sama tersebut dinilai memiliki peran strategis, terutama dalam mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah serta membantu menghadapi persoalan yang membutuhkan keterlibatan lintas sektor.
Prima Salam menegaskan, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Dibutuhkan koordinasi dan kerja sama dengan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri dan instansi terkait lainnya.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian bersama adalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah). Meski Kota Palembang merupakan wilayah perkotaan, upaya pencegahan dan penanggulangan dampak Karhutlah tetap membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Menurut Prima, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri serta unsur terkait terus dilakukan dalam menghadapi potensi bencana tersebut.
Ia menyebut kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar upaya penanggulangan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
“Penanganan Karhutlah merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah Kota Palembang terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan TNI, Polri serta seluruh pihak terkait untuk mengantisipasi dan menanggulangi dampaknya,” ujarnya.
Palembang Diperkirakan Masuki Musim Hujan Oktober
Dalam kesempatan tersebut, kondisi cuaca juga menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan mengenai penanganan Karhutlah.
Prima Salam menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kota Palembang diperkirakan mulai memasuki periode hujan pada Oktober 2026.
Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi potensi terjadinya kebakaran lahan sekaligus meringankan berbagai persoalan yang muncul akibat kondisi cuaca kering.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap tidak ingin mengurangi kewaspadaan. Upaya pencegahan dan penanganan Karhutlah tetap dilakukan hingga kondisi dinilai benar-benar aman.
Prima berharap seluruh unsur dapat terus mempertahankan koordinasi dan kebersamaan dalam menghadapi potensi bencana tersebut.
Ia juga berharap proses pembelajaran yang dilakukan para siswa Sesko AD melalui audiensi dengan pemerintah daerah dapat memberikan manfaat, khususnya dalam memahami pola hubungan antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Bagi Pemerintah Kota Palembang, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerintahan yang responsif sekaligus memperkuat kemampuan daerah dalam menangani berbagai persoalan yang membutuhkan kerja sama lintas institusi.
Dengan komunikasi yang terus terjalin, hubungan antara Pemkot Palembang dan TNI diharapkan semakin kuat, tidak hanya dalam konteks pembangunan, tetapi juga dalam menjaga ketahanan wilayah dan membantu masyarakat ketika menghadapi berbagai potensi bencana. (nto)






