PALEMBANG, viralsumsel.com — Hasil mengecewakan kembali dialami Sriwijaya FC pada lanjutan Indonesia Pegadaian Championship 2025/26.
Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (27 Desember 2025), Laskar Wong Kito harus mengakui keunggulan PSMS Medan dengan skor 1-3 pada pertandingan pekan ke-13.
Laga yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut disaksikan 2.853 penonton, atau sekitar 8 persen dari total kapasitas stadion. Dukungan suporter tuan rumah belum mampu mengangkat performa Sriwijaya FC yang kembali tampil di bawah tekanan.
PSMS Medan langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Hasilnya, tim tamu membuka keunggulan cepat pada menit ke-15 melalui Rudiyana, yang memaksimalkan umpan matang dari Barata. Gol ini membuat Sriwijaya FC tersentak dan berusaha meningkatkan tempo permainan.
Respons cepat datang hanya satu menit berselang. Zico Sutan Diego Armando Ondriano berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-16, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut sempat membangkitkan harapan publik Jakabaring, dan skor imbang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSMS Medan tampil lebih dominan dan disiplin dalam menjaga ritme permainan. Pergantian pemain yang dilakukan tim tamu memberi dampak signifikan terhadap alur serangan. Tekanan berbuah hasil pada menit ke-64, ketika Risman Ariyanto Maring membawa PSMS kembali unggul 2-1.
Sriwijaya FC mencoba keluar dari tekanan, namun justru kembali kecolongan. Pada menit ke-70, Rudiyana mencetak gol keduanya dalam laga ini, sekaligus memastikan kemenangan PSMS Medan dengan skor akhir 3-1.
Secara statistik, PSMS Medan unggul hampir di semua aspek. Mereka mencatat 60 persen penguasaan bola, melepaskan 9 tembakan dengan 6 di antaranya tepat sasaran, serta memperoleh 8 tendangan sudut. Sebaliknya, Sriwijaya FC hanya mampu mencatat 4 tembakan, 2 mengarah ke gawang, dan tanpa satu pun sepak pojok.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Sriwijaya FC yang kini menelan lima kekalahan beruntun. Hingga pekan ke-13, Sriwijaya FC masih terpuruk di posisi ke-10 atau juru kunci Grup 1 dengan 2 poin, serta selisih gol yang sangat memprihatinkan.
Sementara itu, kemenangan ini membawa PSMS Medan mengoleksi 17 poin dan bertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Grup 1, menjaga peluang mereka untuk bersaing di papan tengah pada sisa kompetisi musim ini. (bbs)






