PALEMBANG, viralsumsel.com – Perlahan tapi pasti, kiprah Sumsel United di kancah sepak bola nasional mulai mencuri perhatian. Tim berjuluk Laskar Juaro itu kembali menunjukkan tajinya setelah mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor tipis 3-2 dalam laga pekan kedua Pegadaian Championship 2025/26, Senin (22/9/2025) malam di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.
Kemenangan ini terasa istimewa karena menjadikan Sumsel United sebagai satu-satunya tim asal Sumatera yang berhasil meraih poin penuh pada pekan kedua. Tren positif ini melanjutkan capaian apik mereka di laga perdana ketika menundukkan Persikad Depok di kandangnya dengan skor tipis 0-1.
Tim Sumatera Lain Gagal Menang
Hasil Sumsel United semakin menonjol bila dibandingkan dengan empat wakil Sumatera lainnya. PSPS Pekanbaru hanya mampu bermain imbang saat menjamu PSMS Medan, Minggu (21/9/2025), sementara Sriwijaya FC juga harus puas berbagi angka 3-3 saat bertandang ke markas Persikad Depok sehari kemudian. Dengan demikian, Sumsel United tampil sebagai satu-satunya tim Sumatera yang meraih kemenangan beruntun di dua pekan awal.
“Ini pencapaian yang patut kita syukuri. Saya ucapkan salam hormat kepada manajemen klub yang sudah memberikan dukungan penuh, baik di dalam maupun luar lapangan. Tanpa mereka, tim tidak bisa sampai pada titik ini,” ungkap Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, usai pertandingan.
Naik ke Papan Atas Klasemen
Tambahan tiga angka dari laga melawan Persiraja membuat posisi Sumsel United melesat ke peringkat ketiga klasemen sementara wilayah barat. Dari dua pertandingan, mereka mengumpulkan enam poin, hanya kalah selisih gol dari Garudayaksa FC yang memimpin klasemen dan Adhyaksa FC Banten yang menempel di posisi kedua dengan poin sama.
Rachmad Hidayat dan kawan-kawan kini semakin percaya diri, namun Nilmaizar mengingatkan agar para pemain tidak cepat puas. “Saya minta anak-anak tetap membumi, rendah hati, dan tidak tinggi hati. Kompetisi masih panjang, lawan yang dihadapi juga tidak mudah. Semoga tren positif ini bisa berlanjut saat melawan PSMS Medan,” ujarnya.
Fokus Evaluasi dan Perbaikan
Meski meraih hasil maksimal, Nilmaizar tetap menyoroti beberapa kelemahan timnya. Ia menyebut sektor pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah besar. “Dua gol lawan tercipta karena kita kurang fokus. Itu jelas harus segera dibenahi,” tegas mantan pelatih timnas Indonesia tersebut.
Selain lini belakang, lini serang juga tak luput dari evaluasi. Menurut Nilmaizar, Sumsel United seharusnya bisa menambah gol di menit-menit akhir laga jika lebih tenang dalam penyelesaian. “Banyak peluang yang tercipta, tapi sayangnya tidak bisa dimaksimalkan. Padahal di lima menit terakhir kita punya kesempatan untuk menambah keunggulan,” katanya.
Walau demikian, Nilmaizar tetap memberikan apresiasi atas kerja keras para pemainnya. Ia menilai penampilan tim semakin berkembang dari pekan ke pekan, baik dalam hal komunikasi antar lini maupun mental bertanding. “Yang paling penting, kita harus bersyukur atas hasil ini. Perlahan, kita akan terus benahi kekurangan yang ada, karena perjalanan masih panjang,” pungkasnya.
Optimisme Menatap Laga Berikutnya
Dengan dua kemenangan awal, Sumsel United kini semakin diperhitungkan di Liga 2 musim ini. Dukungan manajemen, strategi pelatih, dan determinasi pemain menjadi kombinasi yang membuat mereka mampu bersaing di papan atas.
Optimisme pun menguat, meski tantangan lebih besar sudah menanti di laga-laga berikutnya, termasuk saat menghadapi tim tradisional kuat seperti PSMS Medan.
Bagi publik sepak bola Sumatera Selatan, capaian ini tentu menjadi kabar menggembirakan. Setelah lama haus prestasi, muncul harapan bahwa Sumsel United bisa menjadi salah satu kekuatan baru dari Sumatera yang menantang dominasi tim-tim besar di kancah nasional. (bbs)







