Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Embolo dan Ndoye Antar Nati Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

VIRALSUMSEL.COM – Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0 pada pertandingan Babak 32 Besar yang berlangsung di BC Place Stadium.

Kemenangan tersebut menjadi sejarah tersendiri bagi Swiss karena merupakan pertemuan kompetitif pertama mereka melawan Aljazair di level internasional. Hasil ini sekaligus memperpanjang tren positif skuad asuhan Murat Yakin yang kini belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan beruntun di semua ajang.

Bagi Swiss, keberhasilan melaju ke fase gugur juga membuka peluang besar mencatat prestasi terbaik di turnamen. Pada babak 16 besar nanti, mereka akan menghadapi pemenang duel Kolombia kontra Ghana.

Aljazair Tampil Menekan di Awal Laga

Sejak peluit pertama dibunyikan, Aljazair tampil agresif dan berusaha mengambil inisiatif serangan. Tim berjuluk Fennecs nyaris membuka keunggulan melalui Houssem Aouar.

Gelandang kreatif tersebut memperoleh ruang tembak yang cukup ideal di dalam kotak penalti. Namun penyelesaian akhirnya masih melebar dari sasaran sehingga peluang emas itu gagal dimanfaatkan menjadi gol.

Kegagalan tersebut justru menjadi titik balik pertandingan.

Embolo Manfaatkan Serangan Perdana Swiss

Swiss yang tidak terlalu banyak menguasai bola langsung menghukum kelengahan lawan lewat serangan pertama mereka pada menit ke-10.

Berawal dari aksi impresif Johan Manzambi yang menusuk dari sisi lapangan hingga mencapai garis akhir, pemain muda berusia 20 tahun itu mengirimkan umpan tarik akurat ke depan gawang.

Baca Juga :  Michael Olise Samai Rekor Legenda Dunia, Pimpin Daftar Top Assist Piala Dunia 2026

Breel Embolo yang berdiri tanpa kawalan dengan mudah menceploskan bola dari jarak dekat untuk membawa Swiss unggul 1-0. Gol tersebut menjadi koleksi kedua Embolo sepanjang Piala Dunia 2026 sekaligus meningkatkan kepercayaan diri tim berjuluk A-Team Nati.

Peluang Silih Berganti, Skor Tetap Bertahan

Setelah gol pembuka, tempo pertandingan sedikit menurun. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih.

Swiss sempat mengancam melalui sundulan Denis Zakaria yang melayang tipis di atas mistar gawang.

Di kubu Aljazair, Farès Chaïbi mencoba peruntungan lewat tendangan jarak jauh. Namun bola masih dapat diamankan dengan tenang oleh Gregor Kobel.

Menjelang turun minum, Aljazair kembali memperoleh peluang emas melalui Ibrahim Maza. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat bola kembali melenceng sehingga skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Ndoye Gandakan Keunggulan di Awal Babak Kedua

Swiss langsung memberikan pukulan telak sesaat setelah babak kedua dimulai. Baru satu menit pertandingan berjalan kembali, lini belakang Aljazair melakukan sapuan yang kurang sempurna sehingga bola jatuh ke kaki Dan Ndoye.

Tanpa membuang kesempatan, pemain Swiss tersebut melepaskan tembakan keras dari sekitar 15 meter yang bersarang di sudut bawah gawang Aljazair.

Gol tersebut menjadi gol internasional kesembilan Ndoye sekaligus memperbesar keunggulan Swiss menjadi 2-0.

Baca Juga :  Onana, Iblis Merah Berhati Singa: Dilema Amadou Onana Saat Belgia Bertemu Senegal di Piala Dunia 2026

Swiss Tampil Tenang hingga Peluit Akhir

Gol kedua membuat permainan Swiss semakin nyaman. Sebaliknya, Aljazair mulai kehilangan ritme dan kesulitan membangun serangan yang benar-benar membahayakan. Sepanjang babak kedua, Gregor Kobel relatif tidak mendapatkan ancaman serius karena pertahanan Swiss tampil disiplin.

Swiss bahkan hampir memperbesar keunggulan pada 10 menit terakhir. Fabian Rieder yang baru masuk sebagai pemain pengganti mendapatkan peluang emas di depan gawang.

Namun tendangannya justru mengarah tepat ke pelukan Luca Zidane meski posisi gawang sudah terbuka. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Swiss.

Rekor Baru Swiss di Piala Dunia

Keberhasilan mengalahkan Aljazair membuat Swiss mencatatkan sejumlah pencapaian penting.

Selain belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir, kemenangan ini juga menjadi kemenangan ketiga secara beruntun Swiss di ajang Piala Dunia FIFA, sebuah rekor baru dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

Sementara itu, perjalanan Aljazair di Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Tim asuhan Vladimir Petkovic kini akan mengalihkan fokus menuju babak kualifikasi Piala Afrika yang dijadwalkan dimulai pada September mendatang.

Dengan performa yang semakin konsisten, Swiss berpeluang menjadi salah satu tim kejutan pada fase gugur Piala Dunia 2026 apabila mampu mempertahankan soliditas permainan mereka saat menghadapi Kolombia atau Ghana. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *