Tak Ada Transfer Pemain Lagi! Simak Aturan Ketat Babak Enam Besar Liga 4 Sumsel!

OLAHRAGA1111 Dilihat

viralsumsel.com ,PALEMBANG – Kompetisi Liga 4 Sumsel 2024/2025 memasuki babak enam besar dengan harapan tinggi dari berbagai pihak. Namun, seiring dengan berlangsungnya babak penting ini, Ketua Komite Kompetisi Asprov PSSI Sumsel, Ir Sutarwo, mengeluarkan pernyataan yang menegaskan aturan penting terkait status pemain yang boleh berlaga di babak enam besar.

Sutarwo menegaskan bahwa tidak ada lagi pembukaan atau penambahan pemain baru, termasuk transfer pemain, yang dapat dilakukan oleh tim-tim yang lolos ke babak enam besar. “Mulai dari babak enam besar ini, tidak ada lagi transfer pemain atau penambahan pemain untuk setiap tim yang berlaga. Penambahan pemain baru hanya dapat dilakukan jika sudah mencapai babak seri nasional. Jadi, aturan ini akan berlaku dengan ketat mulai saat ini,” ujar Sutarwo dalam keterangannya pada Match Coordinator Meeting (MCM) enam besar Liga 4 Sumsel di Hotel Majestic, Palembang, Minggu, 16 Februari 2025.

Lebih lanjut, Sutarwo menjelaskan bahwa meskipun aturan ini berlaku, terdapat pengecualian terkait status pemain dari luar Sumsel yang ingin bergabung dengan tim yang berlaga di babak enam besar. “Untuk pemain dari luar Sumsel, mereka boleh bergabung dan bermain di Liga 4 Sumsel, namun dengan syarat mereka sudah pernah berlaga dalam kompetisi Liga 4. Pemain yang baru pertama kali bergabung dan tidak memiliki pengalaman di Liga 4 Sumsel tidak diperkenankan,” tegas Sutarwo.

Baca Juga :  KONI Sumsel Bakal Gelar Raker, Lalu Musprovlub, Ini Syarat yang Mau Jadi Calon Ketua Umum

Pernyataan ini menjadi sorotan karena aturan tersebut bertujuan untuk menjaga kualitas dan integritas kompetisi, serta memastikan bahwa hanya pemain yang memiliki pengalaman dan kemampuan yang relevan dalam kompetisi ini yang dapat berlaga di babak enam besar. Dengan aturan ini, diharapkan tim yang berlaga dapat lebih fokus pada kualitas permainan dan strategi yang telah dibangun selama babak penyisihan.

Selain itu, Sutarwo juga menyampaikan harapannya agar kompetisi berjalan dengan prinsip fair play. Ia menekankan pentingnya sportivitas, di mana seluruh tim diharapkan untuk saling menghormati dan menghindari tindakan provokasi yang dapat merusak jalannya pertandingan. “Kami berharap seluruh pelatih, manajer, dan pemain dapat menjaga sportifitas dalam setiap pertandingan, serta menghindari tindakan provokasi yang dapat memicu keributan. Kami juga mengingatkan agar tidak ada benturan yang bisa berakibat fatal,” tambahnya.

Meskipun mengutamakan teknik tinggi dalam permainan, Sutarwo mengingatkan bahwa keselamatan pemain tetap menjadi prioritas utama. “Tentu saja, kami tidak melarang teknik yang tinggi dalam permainan, namun kami mengharapkan agar tidak ada benturan yang bisa mencederai lawan atau bahkan merugikan tim sendiri. Jangan sampai sebuah pertandingan menjadi berisiko tinggi hanya karena permainan yang terlalu keras atau tidak terkontrol,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiba-tiba Yu Hyun Ko Coret Lambang MBU, Kenapa Ya?

Sutarwo juga berharap agar kompetisi Liga 4 Sumsel 2024/2025 berjalan dengan lancar hingga babak final dan menghasilkan juara yang layak untuk mewakili Sumsel di tingkat nasional. “Semoga babak enam besar ini dapat berlangsung dengan baik, dan tim yang lolos bisa menunjukkan kualitas terbaik mereka di level nasional. Kami berharap bahwa tim-tim yang berhasil lolos nanti akan memiliki prestasi gemilang di putaran nasional Liga 4,” ujar Sutarwo penuh harap.

Kompetisi Liga 4 Sumsel ini semakin menarik dengan adanya aturan-aturan yang ketat dan jelas mengenai keikutsertaan pemain di babak enam besar. Aturan-aturan ini tentunya bertujuan untuk menjaga kualitas kompetisi serta memastikan bahwa setiap tim memiliki kesempatan yang adil untuk meraih juara. Dengan adanya peraturan yang jelas, diharapkan akan terhindar dari benturan-benturan yang tidak diinginkan, serta menciptakan pertandingan yang lebih berkualitas dan menarik untuk disaksikan.

Ke depannya, kompetisi ini akan menjadi salah satu ajang penting untuk mengembangkan talenta-talenta muda yang dapat berkiprah di dunia sepak bola Indonesia. Liga 4 Sumsel tidak hanya sekadar menjadi kompetisi daerah, tetapi juga dapat menjadi pijakan bagi pemain-pemain muda yang ingin menunjukkan kemampuannya dan melangkah lebih jauh ke tingkat yang lebih tinggi. (asa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *