Taufiq Belum Ingin Gantung Sepatu Meski Usia Hampir Sentuh 40 Tahun

VIRALSUMSEL.COM, TEGAL Kiprah gelandang senior Persekat Tegal, Taufiq, kembali menjadi sorotan.

Di tengah semakin ketatnya persaingan di Pegadaian Championship 2025/26, pemain yang nyaris memasuki usia 40 tahun itu tetap menunjukkan performa stabil dan menjadi salah satu figur paling berpengaruh di skuat Laskar Ki Gede Sebayu.

Ada cerita menarik di balik keberadaannya di Persekat. Taufiq ternyata pernah satu tim dengan sang pelatih, I Putu Gede, saat keduanya membela Persebaya Surabaya pada musim 2008.

Tak hanya sekadar rekan setim, keduanya juga pernah bekerja sama di lini tengah, menjadikan kolaborasi mereka musim ini terasa seperti reuni di lapangan.

Kini, meski telah menginjak usia 39 tahun, Taufiq masih dipercaya menjadi kapten Persekat. Putu Gede jarang menepikannya dan lebih sering menurunkannya sebagai starter dalam delapan laga awal musim ini. Beberapa di antaranya bahkan ia tuntaskan dengan bermain penuh selama 90 menit.

Baca Juga :  Alexis Messidoro Optimistis Dewa United Curi Poin di Markas Persebaya

Rahasia Bugar di Usia Senja Karier

Ditanya soal resep tetap bugar, Taufiq mengungkapkan bahwa disiplin gaya hidup menjadi kunci utamanya.

“Saya hanya menjaga kondisi dengan tidak begadang dan menambah porsi latihan agar tidak kalah dari pemain-pemain muda,” ujar gelandang kelahiran Tarakan, Kalimantan Utara, 29 November 1986 tersebut.

Hasilnya nyata terlihat. Sepanjang pertandingan, Taufiq hampir tak pernah tampak kelelahan. Ketika ditarik keluar, keputusan tersebut lebih karena kebutuhan strategi tim.

Sosok Berpengalaman dengan Jejak Klub Besar

Dengan segudang pengalaman yang dimiliki, Taufiq diharapkan menjadi pemimpin di lapangan untuk mengangkat performa Persekat musim ini.

Ia pernah memperkuat sejumlah klub elite Tanah Air seperti Persebaya Surabaya, PSIM Yogyakarta, Persib Bandung, hingga Dewa United.

Baca Juga :  24 Kesebelasan Santri Berlaga di Piala Kasad 2022 di OKI

Tak hanya berpengalaman di level klub, Taufiq juga mengoleksi sembilan caps bersama Timnas Indonesia, di era pelatih Jacksen F. Tiago dan Aji Santoso.

Belum Mau Pensiun, Fokus Persekat Dulu

Meski usianya tak lagi muda, Taufiq belum menentukan kapan akan gantung sepatu. Ia menyatakan masih ingin terus bermain selama fisiknya mampu bersaing.

Menariknya, pemain tiga anak ini sudah menyiapkan rencana pasca pensiun. Taufiq telah mengantongi lisensi kepelatihan, yang menandakan bahwa dunia kepelatihan kemungkinan besar akan menjadi jalur kariernya berikutnya.

“Tapi untuk sekarang, saya masih ingin bermain. Fokus saya adalah memberikan yang terbaik dan membawa Persekat Tegal memenangkan setiap pertandingan,” tegasnya. (BBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *