Telkomsel Masih Menjadi Raja Operator Seluler di Indonesia

Foto ist

 

viralsumsel.com, JAKARTA- Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) merilis daftar operator yang paling banyak digunakan di Indonesia. Telkomsel masih menjadi pilihan nomor satu.

Operator seluler sangat dibutuhkan pada perangkat handphone agar bisa beroperasi. Tak hanya untuk internet, tapi juga SMS atau telepon.

APJII melaporkan daftar operator seluler paling banyak digunakan di Indonesia. Hal itu berdasarkan laporan APJII berjudul Survei APJII: Profil Internet Indonesia 2025.

Telkomsel berhasil menduduki peringkat pertama sebagai operator seluler yang paling banyak dipakai. APJII mencatat Telkomsel melalui lini produknya seperti Simpati, byU, dan Halo, berhasil menguasai pangsa pasar dengan persentase angka 45,79 persen.

Angka ini sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya, 2024 pada angka 47,71 persen, turun sekitar 1,92 persen.

Baca Juga :  Satu Pekerjaan di Era Serba Hustle, Masih Masuk Akal atau Sudah Ketinggalan Zaman?

Di posisi kedua, ada operator seluler Indosat Ooredoo Hutchison (termasuk Tri). Persentase angka meningkat dari tahun lalu dari 25,97 menjadi 29,31 persen.

Kemudian di posisi ketiga, ada operator XL Axiata dan Axis dengan persentase angka 19,75 persen. Operator seluler tersebut turun dari tahun sebelumnya mencapai angka 20,53 persen.

Lalu di posisi keempat, ada operator seluler Smartfren yang tercatat memiliki presentase angka 5,14 persen. Turun dari 5,79 persen di tahun sebelumnya.

Berikut daftar lengkap operator seluler yang paling banyak dipakai di Indonesia:

  • Telkomsel (Simpati, byU, Halo) – 45,79 persen
  • Indosat Ooredoo Hutchison – 29,31 persen
  • XL Axiata dan Axis – 19,75 persen
  • Smartfren – 5,14 persen
Baca Juga :  LindungiHutan Gelar Lomba Foto Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Tingkat kepuasan

APJII juga mengupas tentang tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan operator seluler di Indonesia. Hasilnya, sebanyak 60,10 persen responden menyatakan puas dengan layanan dari operator yang mereka terima.

Sekitar 29,01 persennya lagi mengaku merasa puas, 9,78 persen merasa cukup puas, 0,88 persen tidak puas, dan 0,14 persen sangat tidak puas.

Terkait alasan, APJII mengungkapkan sebanyak 48,93 persen responden mengaku memilih pakai operator seluler karena jaringan internetnya stabil dan memiliki sinyal kuat.

Sedangkan sisanya karena harga internet operator terjangkau sebesar 23,33 persen dan 4,76 persen karena promo atau bonus menarik. (mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *