JAKARTA, VIRALSUMSEL.COM – Perkembangan industri aset digital terus memasuki babak baru. Tidak lagi hanya berfokus pada perdagangan mata uang kripto, teknologi blockchain kini mulai digunakan untuk menghadirkan akses terhadap berbagai aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA).
Menangkap tren tersebut, Tokocrypto resmi menghadirkan produk terbaru berupa Tokenized Stocks yang memungkinkan pengguna di Indonesia memperoleh eksposur terhadap saham perusahaan-perusahaan global ternama melalui teknologi blockchain.
Melalui inovasi ini, investor dapat mengakses representasi digital saham sejumlah perusahaan kelas dunia seperti SpaceX, Tesla, Circle Internet Group, Micron Technology, SanDisk, hingga NVIDIA dalam bentuk token kripto yang diperdagangkan secara onchain.
Peluncuran Tokenized Stocks menjadi salah satu langkah strategis Tokocrypto dalam memperkenalkan konsep tokenisasi aset kepada masyarakat Indonesia. Produk ini menghadirkan rasio 1:1 terhadap saham acuan yang didukung dengan sistem Proof-of-Collateral, sehingga pengguna dapat memantau bukti jaminan aset secara transparan melalui jaringan blockchain.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan bahwa kehadiran Tokenized Stocks menunjukkan bagaimana industri kripto kini berkembang menuju fase yang lebih matang dan memiliki utilitas yang lebih luas dibandingkan sekadar instrumen spekulatif.
Menurutnya, tokenisasi aset menjadi jembatan penting yang menghubungkan pasar keuangan tradisional dengan ekosistem aset digital modern.
“Tokenized Stocks membuka peluang baru bagi investor Indonesia untuk mengenal aset global melalui teknologi blockchain. Ini bukan sekadar menambah pilihan investasi, tetapi juga menghadirkan cara baru dalam mengakses pasar keuangan dunia dengan lebih mudah dan transparan,” ujar Calvin.
Industri Kripto Bergerak Menuju Era Utilitas
Calvin menjelaskan bahwa perkembangan industri kripto saat ini menunjukkan pergeseran signifikan dari fase perdagangan spekulatif menuju pemanfaatan teknologi yang lebih produktif.
Tokenisasi saham, obligasi, komoditas, hingga berbagai aset riil lainnya diprediksi akan menjadi bagian penting dalam transformasi sektor keuangan global pada masa mendatang.
Menurutnya, semakin berkembangnya regulasi dan meningkatnya tingkat adopsi masyarakat akan mempercepat pertumbuhan industri tokenisasi aset di berbagai negara.
“Kami ingin masyarakat Indonesia mengenal inovasi ini lebih awal. Namun tentu saja harus tetap mengedepankan aspek edukasi, transparansi, kepatuhan regulasi, dan perlindungan pengguna,” katanya.
Potensi Pasar Tokenisasi Aset Global Terus Melonjak
Tren tokenisasi aset dunia nyata saat ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat cepat secara global.
Berdasarkan laporan Allium Research, nilai pasokan tokenized equities telah mencapai sekitar US$1 miliar sejak mulai berkembang pada pertengahan 2025. Sementara itu, platform perdagangan aset digital Kraken melaporkan bahwa produk xStocks telah mencatat total volume transaksi lebih dari US$25 miliar hingga Februari 2026.
Data tersebut menunjukkan semakin besarnya minat investor global terhadap instrumen saham yang direpresentasikan dalam bentuk token digital.
Tak hanya itu, lembaga riset keuangan global Citi Institute memperkirakan pasar tokenized assets dapat mencapai nilai US$5,5 triliun pada tahun 2030 dalam skenario dasar. Bahkan dalam skenario optimistis atau bullish, nilainya berpotensi menembus US$8,2 triliun.
Saham publik, obligasi pemerintah, serta aset likuid lainnya diprediksi menjadi motor utama pertumbuhan tokenisasi di masa depan.
Mudahkan Investor Indonesia Akses Saham Dunia
Salah satu keunggulan utama Tokenized Stocks yang ditawarkan Tokocrypto adalah kemudahan akses bagi investor Indonesia.
Selama ini, masyarakat yang ingin berinvestasi pada saham perusahaan luar negeri harus melalui berbagai proses administratif yang relatif kompleks, termasuk membuka rekening sekuritas internasional.
Kini, melalui tokenisasi, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap perusahaan-perusahaan global hanya melalui platform aset digital yang telah mereka gunakan.
Selain lebih mudah diakses, sistem Proof-of-Collateral yang diterapkan juga memberikan tingkat transparansi yang lebih tinggi karena aset dasar yang menjadi jaminan token dapat diverifikasi secara langsung melalui blockchain.
Sejalan dengan Arah Regulasi OJK
Peluncuran Tokenized Stocks juga dinilai sejalan dengan perkembangan regulasi aset digital di Indonesia.
Saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mempersiapkan regulasi khusus terkait tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA) yang ditargetkan terbit paling lambat pada Kuartal III tahun 2026.
Regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan industri tokenisasi di Indonesia sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pelaku industri maupun investor.
Calvin menyambut positif langkah regulator tersebut dan menilai bahwa regulasi yang jelas akan menjadi katalis penting dalam mempercepat adopsi teknologi blockchain di sektor keuangan nasional.
“Kami melihat roadmap OJK sebagai sinyal positif bagi masa depan industri aset digital Indonesia. Dengan regulasi yang semakin jelas, inovasi tokenisasi saham dan aset dunia nyata lainnya dapat berkembang secara lebih sehat, aman, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Menuju Masa Depan Keuangan Digital yang Lebih Inklusif
Tokocrypto optimistis tokenisasi akan menjadi salah satu tren terbesar dalam industri keuangan digital beberapa tahun ke depan.
Selain memperluas akses masyarakat terhadap aset global, teknologi blockchain juga dinilai mampu menciptakan sistem kepemilikan dan perdagangan aset yang lebih efisien, transparan, dan inklusif.
Dengan dukungan regulasi, pengembangan infrastruktur teknologi, serta edukasi yang berkelanjutan, pasar aset digital Indonesia berpotensi memasuki fase pertumbuhan baru yang lebih matang.
Di masa depan, aset digital diperkirakan tidak hanya dipandang sebagai instrumen perdagangan semata, tetapi juga sebagai teknologi yang mampu membuka akses keuangan global bagi lebih banyak masyarakat. (bsb)






