PALEMBANG, viralsumsel.com – Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H. menegaskan pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan, persatuan dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Sarasehan Kebangsaan yang diselenggarakan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) di Hotel Aston Palembang, Selasa (19/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ardani hadir didampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Ogan Ilir Dicky Syailendra, S.Sos. serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait.
Sarasehan Kebangsaan tersebut diikuti berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi hingga kalangan pemuda dari sejumlah wilayah di Sumatera Selatan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan sekaligus membangun kesadaran bersama dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Acara tersebut dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang serta Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Meichias Markus Mekeng, S.H.
Kegiatan juga diisi dengan pemaparan sejumlah materi dari para narasumber yang memiliki latar belakang di bidang pemerintahan, ekonomi, keuangan hingga pasar modal.
Di antaranya Dr. Agis Fatoni selaku Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Prof. Dr. H. Didik Susetyo, S.E., M.Si. selaku Ketua Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Sriwijaya, Heru Helbianto selaku Direktur Keuangan dan Treasury Bank NTT, serta I Made Bagus Tirhayatara selaku Kepala Departemen Penilaian Emiten Perusahaan Publik dan Perizinan Derivatif Keuangan dan Bursa Karbon OJK.
Perkuat Empat Pilar Kebangsaan
Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani menilai Sarasehan Kebangsaan memiliki arti penting dalam memperkuat rasa nasionalisme serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap empat pilar kebangsaan.
Empat pilar tersebut meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurut Ardani, pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan perlu terus ditanamkan dan diperkuat di tengah masyarakat. Hal tersebut menjadi semakin penting di tengah perkembangan zaman yang membawa berbagai perubahan dalam kehidupan sosial, ekonomi maupun politik.
Ia berharap nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diwujudkan melalui kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, menjaga toleransi, menghargai perbedaan dan mengedepankan kepentingan bersama dinilai menjadi bagian penting dalam mempertahankan keharmonisan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini diharapkan semangat persatuan dan kebersamaan semakin kuat, sehingga mampu mendukung terciptanya stabilitas serta pembangunan bangsa, khususnya di Kabupaten Ogan Ilir,” ujar Ardani.
Generasi Muda Punya Peran Strategis
Sarasehan tersebut juga membahas berbagai tantangan kebangsaan yang muncul di tengah perkembangan era modern. Salah satu perhatian yang mengemuka adalah pentingnya menjaga toleransi serta memperkuat demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, generasi muda dinilai memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun nasional. Karena itu, pemuda perlu mendapatkan ruang untuk berpartisipasi secara aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan.
Ardani menilai pembangunan tidak hanya membutuhkan dukungan pemerintah, tetapi juga keterlibatan masyarakat dari berbagai kelompok. Kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, akademisi dan generasi muda diperlukan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Menurutnya, semangat kebersamaan harus menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan. Perbedaan latar belakang, pandangan maupun kepentingan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menjaga persatuan.
Justru keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan dalam membangun daerah dan bangsa.
Komitmen Pemkab Ogan Ilir Jaga Harmoni
Kehadiran Wakil Bupati Ogan Ilir dalam Sarasehan Kebangsaan MPR RI juga menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terhadap berbagai upaya penguatan wawasan kebangsaan.
Pemkab Ogan Ilir berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai Pancasila, demokrasi, toleransi serta pentingnya menjaga keutuhan NKRI.
Penguatan wawasan kebangsaan dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
Pemerintah daerah juga mendorong agar komunikasi dan silaturahmi antarunsur masyarakat terus dijaga. Dengan hubungan yang harmonis, berbagai potensi persoalan sosial dapat diantisipasi dan diselesaikan melalui dialog serta semangat gotong royong.
Bagi Kabupaten Ogan Ilir, nilai-nilai persatuan dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah. Stabilitas sosial yang terjaga akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelaksanaan berbagai program pemerintah.
Melalui kegiatan Sarasehan Kebangsaan tersebut, Pemkab Ogan Ilir berharap semangat nasionalisme dan pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan semakin tumbuh di tengah masyarakat.
Ardani juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan sekaligus menjaga persatuan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan sinergi pemerintah dan masyarakat, pembangunan daerah diharapkan dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat yang lebih luas. (bbs/ion)






