Wabup Widya Ningsih Hadiri Malam Puncak BGSS Lahat 2026, Dorong Generasi Muda Jadi Duta Pariwisata dan Budaya

LAHAT, VIRALSUMSEL.COM – Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Pariwisata kembali menggelar Malam Puncak Pemilihan Bujang Gadis Seganti Setungguan (BGSS) Tahun 2026, Kamis (2/7/2026) malam, di Gedung Kesenian Lahat.

Ajang tahunan ini menjadi wadah untuk menjaring putra-putri terbaik daerah yang memiliki potensi, prestasi, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya dan pengembangan sektor pariwisata.

Acara bergengsi tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lahat, Widya Ningsih, SH., MH, bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, sponsor, dan tamu undangan yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan generasi muda di Bumi Seganti Setungguan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat, Jhon Kennedy, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lahat dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya malam puncak BGSS 2026 sehingga dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.

Menurutnya, ajang BGSS bukan sekadar kompetisi pemilihan duta wisata, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda agar mampu menjadi representasi Kabupaten Lahat dalam mempromosikan potensi wisata, budaya, dan kearifan lokal hingga ke tingkat regional maupun nasional.

“Melalui kegiatan ini kami ingin melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan, wawasan, dan potensi luar biasa sehingga mampu menjadi Duta Wisata Kabupaten Lahat yang dapat memperkenalkan berbagai destinasi wisata unggulan kepada masyarakat luas,” ujar Jhon Kennedy.

Baca Juga :  Wawako Franky Nasril Buka Turnamen Sepak Bola U-12 se-Kota Prabumulih, Dukung Pembinaan Usia Dini

Ia menjelaskan, seluruh finalis yang tampil pada malam puncak merupakan peserta terbaik yang berhasil lolos dari berbagai tahapan seleksi yang berlangsung ketat. Selain menguji kemampuan akademik dan wawasan, para peserta juga dinilai berdasarkan kepribadian, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah.

Menurutnya, kegiatan BGSS juga menjadi media edukasi bagi generasi muda agar semakin mencintai budaya lokal sekaligus aktif memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten Lahat kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Lahat Widya Ningsih menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan Pemilihan Bujang Gadis Seganti Setungguan yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lahat akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan yang mampu melahirkan generasi muda berkualitas sekaligus menjadi duta promosi wisata daerah.

“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Pemerintah Kabupaten Lahat mendukung penuh ajang BGSS karena melalui kegiatan ini akan lahir duta-duta pariwisata yang mampu memperkenalkan destinasi wisata Kabupaten Lahat agar semakin dikenal, tidak hanya di Sumatera Selatan tetapi juga di tingkat nasional,” ujar Widya Ningsih.

Baca Juga :  Bupati Bursah Zarnubi Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Nilai-Nilai Kebangsaan

Menurutnya, para finalis BGSS 2026 merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Lahat yang diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Wabup juga menilai bahwa ajang BGSS menjadi salah satu upaya menjaga kelestarian budaya lokal di tengah derasnya arus globalisasi.

Para finalis telah melalui proses seleksi yang komprehensif dengan penilaian yang tidak hanya berfokus pada penampilan, tetapi juga wawasan, etika, kemampuan berkomunikasi, bakat, serta kepribadian.

“Yang dinilai bukan hanya penampilan semata, tetapi juga kemampuan berpikir, etika, estetika, wawasan budaya, keterampilan, serta karakter yang dimiliki masing-masing finalis,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Widya Ningsih mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga dan melestarikan budaya asli Kabupaten Lahat sebagai identitas daerah.

Ia berharap budaya lokal tetap menjadi kebanggaan masyarakat sehingga mampu menangkal masuknya pengaruh budaya asing yang dapat mengikis nilai-nilai moral, adat istiadat, dan jati diri masyarakat Lahat.

Melalui penyelenggaraan BGSS 2026, Pemerintah Kabupaten Lahat optimistis akan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi wajah pariwisata dan budaya Kabupaten Lahat di tingkat yang lebih luas. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *