
viralsumsel.com, JAKARTA– Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 diprediksi akan diiringi hujan di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut membuat pelancong, khususnya pengguna mobil pribadi, perlu meningkatkan kewaspadaan karena risiko kecelakaan cenderung meningkat saat jalan basah dan lalu lintas padat.
Untuk meminimalkan risiko tersebut, berikut sejumlah tips berkendara aman saat hujan yang perlu diperhatikan selama libur Nataru:
1. Pastikan kondisi fisik pengemudi dan penumpang prima
Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony, mengingatkan perjalanan jauh membutuhkan kesiapan fisik seluruh penumpang. Tubuh yang fit membantu pengemudi tetap fokus dan tidak mudah lelah.
2. Periksa kendaraan sebelum berangkat
Lakukan pengecekan menyeluruh pada ban, rem, wiper, lampu, hingga oli mesin. Komponen tersebut sangat berperan penting saat berkendara di tengah hujan.
3. Kurangi kecepatan saat jalan basah
Saat hujan, daya cengkeram ban menurun dan jarak pengereman menjadi lebih panjang. Pengemudi disarankan mengurangi kecepatan sekitar 20-30 persen dari kondisi normal.
4. Jaga jarak aman dengan kendaraan lain
Tambahkan jarak dengan kendaraan di depan untuk mengantisipasi pengereman mendadak. Jarak aman memberi waktu reaksi lebih panjang di kondisi licin.
5. Waspadai bahaya aquaplaning
Cek ketebalan alur ban dan pastikan tapaknya masih dalam. Ban botak meningkatkan risiko kendaraan kehilangan kendali saat melaju di jalan tergenang air.
6. Gunakan teknik pengereman yang tepat
Pemilik bengkel Spesialis Nissan-Honda Yogyakarta, Hardi Wibowo, menyarankan pengereman bertahap untuk mobil tanpa ABS agar roda tidak mengunci. Sementara mobil dengan ABS cukup menginjak rem secara kuat dan stabil.
7. Jaga visibilitas selama hujan
Pastikan wiper bekerja optimal dan kaca depan tidak berembun dengan mengaktifkan defogger. Nyalakan lampu dekat agar kendaraan mudah terlihat pengguna jalan lain.
8. Hindari penggunaan lampu hazard sembarangan
Lampu hazard yang dinyalakan saat hujan justru bisa membingungkan pengemudi lain. Gunakan sesuai fungsinya agar komunikasi di jalan tetap jelas.
9. Hindari genangan air yang tidak diketahui kedalamannya
Jika terpaksa menerobos genangan, jaga putaran mesin tetap stabil dan jangan berhenti di tengah genangan. Tidak ada kendaraan yang benar-benar aman saat melintas banjir.
10. Kendalikan emosi dan atur waktu istirahat
Hujan dan kepadatan lalu lintas membuat pengemudi lebih cepat lelah. Istirahat disarankan setiap dua hingga tiga jam. Bila hujan sangat deras dan jarak pandang terbatas, sebaiknya berhenti sementara.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, pelancong diharapkan dapat menikmati perjalanan libur Nataru dengan lebih aman meski cuaca hujan dan lalu lintas padat. (mel)













