Sriwijaya FC U19 Tumbang 0-3 di Bekasi, Faktor Fisik Jadi Kendala Utama

BEKASI, viralsumsel.com – Sriwijaya FC U19 harus menerima hasil kurang memuaskan pada laga perdana putaran kedua Grup C Elite Pro Academy U19.

Bertandang ke Lapangan 1 Akademi Sepak Bola Garudayaksa, Minggu (19/4/2026), Laskar Wong Kito Muda takluk dengan skor 0-3 dari tuan rumah Garudayaksa FC U19.

Tim tuan rumah tampil dominan sejak awal pertandingan. Gol pembuka dicetak oleh Rizky Dwi Pangestu pada menit ke-34, sebelum Ismail menggandakan keunggulan lewat dua gol masing-masing pada menit ke-53 dan 66.

Pelatih Sriwijaya FC U19, Bblitz Tarigan, mengungkapkan bahwa kondisi fisik pemain menjadi faktor utama di balik kekalahan tersebut. Ia menjelaskan sebagian besar pemainnya belum berada dalam kondisi terbaik setelah sempat terserang flu secara massal usai laga sebelumnya.

Baca Juga :  Persekat Tegal U19 Raih Kemenangan Penting, Tumbangkan PSMS Medan 2-1 di EPA 2026

“Para pemain sebenarnya sudah berupaya maksimal. Namun kondisi fisik mereka belum sepenuhnya pulih, sehingga berdampak pada performa di lapangan,” ujar Bblitz usai pertandingan.

Meski demikian, ia tidak ingin menjadikan faktor kesehatan sebagai satu-satunya alasan. Menurutnya, ada aspek teknis yang tetap perlu dievaluasi, terutama dalam hal penerapan strategi dan efektivitas permainan.

Di tengah hasil negatif tersebut, Bblitz tetap memberikan apresiasi terhadap semangat juang para pemainnya. Ia menilai anak asuhnya sudah berusaha menjalankan instruksi dengan baik, meski belum optimal. Terlebih, sebagian besar pemain masih minim pengalaman di kompetisi selevel EPA.

Ia juga menekankan pentingnya ketenangan dalam bermain dan keberanian mengambil keputusan di lapangan. “Saya minta pemain tetap bermain dengan tenang, membaca situasi, dan berani mengambil keputusan. Jika terjadi kesalahan, itu bagian dari proses belajar yang harus segera diperbaiki,” jelasnya.

Baca Juga :  Comeback Dramatis! Sriwijaya FC U19 Tumbang 2-3 dari Deltras, Gagal ke 8 Besar

Dengan jadwal pertandingan yang cukup padat di putaran kedua, Sriwijaya FC U19 kini dihadapkan pada tantangan pemulihan kondisi tim dalam waktu singkat. Bblitz menyebut tim pelatih akan memaksimalkan waktu dua hari ke depan untuk fokus pada recovery fisik sekaligus evaluasi taktik.

“Kami akan prioritaskan pemulihan kondisi pemain terlebih dahulu, kemudian memperbaiki aspek permainan, terutama terkait game plan dan cara bermain,” pungkasnya.

Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Sriwijaya FC U19 untuk segera bangkit dan tampil lebih kompetitif pada laga berikutnya. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *