Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis hingga 2030, Siap Bawa Les Bleus Kembali Kuasai Dunia

PARIS, viralsumsel.com – Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) akhirnya mengakhiri spekulasi panjang mengenai sosok pelatih baru Tim Nasional Prancis. Legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane, resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Les Bleus menggantikan Didier Deschamps yang mengakhiri masa baktinya usai Piala Dunia FIFA 2026.

Penunjukan Zidane menjadi kabar yang telah lama dinantikan publik sepak bola Prancis. Selama berbulan-bulan namanya terus disebut sebagai kandidat terkuat untuk memimpin tim nasional, dan kini Federasi Sepak Bola Prancis memastikan mantan maestro lapangan tengah tersebut akan memimpin Prancis hingga berakhirnya Piala Dunia FIFA 2030.

Kontrak berdurasi empat tahun diberikan kepada pria berusia 54 tahun itu dengan target membawa Prancis kembali menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia sekaligus melanjutkan fondasi yang telah dibangun Didier Deschamps selama lebih dari satu dekade.

Deschamps sendiri meninggalkan warisan luar biasa. Di bawah kepemimpinannya, Prancis berhasil menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia, menjadi runner-up pada edisi 2022 di Qatar, dan menutup kiprahnya setelah membawa Les Bleus finis di posisi keempat pada Piala Dunia 2026.

Kini tongkat estafet berpindah ke tangan Zidane, sosok yang memiliki ikatan emosional sangat kuat dengan Timnas Prancis.

Baca Juga :  Flashback : Duet Stopper Timnas di Sriwijaya FC

Sebagai pemain, Zidane merupakan ikon generasi emas Les Bleus. Namanya akan selalu dikenang berkat dua gol yang dicetaknya ke gawang Brasil pada final Piala Dunia 1998, yang mengantarkan Prancis meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah.

Tak hanya itu, ia juga menjadi kapten saat membawa Prancis melaju hingga final Piala Dunia 2006. Pada laga puncak melawan Italia, Zidane sempat mencetak gol melalui penalti bergaya Panenka yang legendaris sebelum akhirnya pertandingan dikenang karena kartu merah yang diterimanya pada babak tambahan waktu. Prancis kemudian harus mengakui keunggulan Italia melalui adu penalti.

Setelah gantung sepatu, Zidane melanjutkan karier di dunia kepelatihan bersama Real Madrid. Ia mengawali perjalanan sebagai asisten Carlo Ancelotti sebelum dipercaya menangani Real Madrid Castilla dan akhirnya promosi menjadi pelatih tim utama Los Blancos.

Di bawah kepemimpinannya, Real Madrid mencatat sejarah dengan meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun pada 2016, 2017, dan 2018, prestasi yang belum pernah dicapai pelatih lain pada era modern kompetisi tersebut.

Tak hanya sukses di Eropa, Zidane juga mempersembahkan total 11 trofi selama dua periode menangani Real Madrid. Capaian tersebut menempatkannya sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah klub raksasa Spanyol itu, hanya berada di belakang Miguel Muñoz dan Carlo Ancelotti.

Baca Juga :  Kalahkan Mallorca, Real Madrid Kembali ke Puncak Klasemen Liga Spanyol

Keberhasilannya juga mendapat pengakuan dunia ketika dinobatkan sebagai Pelatih Pria Terbaik FIFA 2017, hanya sekitar dua tahun setelah pertama kali dipercaya memimpin Real Madrid.

Sebagai pelatih Timnas Prancis, Zidane akan menangani skuad bertabur bintang yang dihuni pemain-pemain kelas dunia seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, Ousmane Dembele, hingga talenta muda Desire Doue.

Dengan materi pemain yang melimpah serta pengalaman Zidane sebagai juara dunia dan pelatih elite Eropa, publik Prancis menaruh harapan besar agar Les Bleus kembali berjaya di berbagai turnamen internasional, termasuk UEFA Euro dan Piala Dunia FIFA 2030.

Penunjukan Zidane juga mencatat sejarah tersendiri. Ia menjadi anggota ketiga dari skuad juara dunia Prancis 1998 yang dipercaya melatih tim nasional setelah Laurent Blanc dan Didier Deschamps.

Kini seluruh perhatian tertuju pada bagaimana Zidane membangun era baru Les Bleus dan mengembalikan dominasi Prancis di panggung sepak bola dunia. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *