Gegara Tendangan Brutal di Liga 4, Pemain Putra Jaya Pasuruan Disanksi Seumur Hidup

Foto tangkapan layar

 

viralsumsel.com, JAKARTA– Sanksi terberat dijatuhkan kepada Muhammad Hilmi Gimnastiar atas aksi tendangan brutal yang dilakukan di ajang Liga 4 Jawa Timur. Pemain Putra Jaya Pasuruan itu resmi dilarang terlibat dalam seluruh aktivitas sepakbola sepanjang hidupnya.

Putusan tersebut ditetapkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI Asprov Jawa Timur dalam sidang pada Selasa (6/1/2026). Namun, Hilmi diberika hak administratif untuk mengajukan banding sesuai regulasi yang berlaku.

Dalam dokumen resmi yang dirilis klub Putra Jaya Pasuruan, Komdis PSSI Jatim menyebut hukuman ini dijatuhkan setelah mempertimbangkan dampak serius dari pelanggaran yang dilakukan pemain bernomor registrasi nasional 23 tersebut. Larangan total dari dunia sepakbola dinilai perlu demi menjaga nilai sportivitas dan keselamatan pemain lain.

Baca Juga :  Laga Perdana Sriwijaya FC Bakal Disiarkan Langsung

“Ini bukan sekadar hukuman, tetapi peringatan keras agar sepakbola tidak dinodai oleh kekerasan. Lapangan adalah tempat bertanding, bukan melampiaskan emosi,” demikian komentar langsung Komdis PSSI Jatim dalam putusan tersebut.

Salah satu faktor yang memberatkan adalah cedera yang dialami pemain Perseta Tulungagung, Firman Nugraha. Bekas luka di bagian dada akibat tendangan Hilmi dinilai berpotensi menimbulkan efek jangka panjang, sehingga masuk kategori pelanggaran serius.

Komdis PSSI Jatim menyimpulkan tindakan Hilmi tergolong violent conduct, melanggar Pasal 48 juncto Pasal 49, serta Pasal 10 dan Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025. Pelanggaran tersebut dianggap mencederai prinsip fair play yang dijunjung tinggi dalam kompetisi resmi.

Baca Juga :  Samantha Tivani : FORNAS VI di Sumsel Bakal Dibuka Presiden Jokowi

Sebelum sanksi federasi dijatuhkan, manajemen Putra Jaya Pasuruan telah lebih dulu memutus kontrak Hilmi. (mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *