Wakapolda Sumsel Kawal Implementasi Quick Wins Transformasi Polri, Bahas Kesiapan Operasi Ketupat 2026

PALEMBANG, viralsumsel.com – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Rony Samtana, memimpin langsung pengawasan implementasi Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri untuk Masyarakat pada Triwulan I tahun 2026.

Pengawalan tersebut dilakukan melalui rapat analisis dan evaluasi (anev) mingguan yang digelar Posko Presisi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Rapat yang dilaksanakan secara video conference di Ruang Vicon Lantai 2 Gedung Presisi Polda Sumsel, Rabu (11/3/2026), menjadi forum strategis untuk memastikan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Sumatera Selatan bergerak secara terkoordinasi dalam menjalankan agenda transformasi Polri.

Selain itu, rapat juga membahas kesiapan pengamanan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, termasuk persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat yang rutin digelar setiap tahun.

Dalam arahannya, Brigjen Pol Rony Samtana menegaskan bahwa seluruh satuan kerja (satker) di lingkungan Polda Sumsel harus memastikan implementasi program Quick Wins berjalan sesuai indikator kinerja yang telah ditetapkan oleh Mabes Polri.

Ia menekankan pentingnya konsistensi dan komitmen seluruh jajaran kepolisian agar program transformasi Polri tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Diduga Pelaku Perusak Kendaraan di DPRD Sumsel Diamankan, Juga Pelajar Gunakan Almamater Mahasiswa

Menurutnya, evaluasi yang dilakukan secara berkala menjadi langkah penting untuk memastikan setiap unit kerja menjalankan program sesuai target yang telah ditentukan.

“Polda Sumsel berkomitmen penuh mendukung program transformasi yang dicanangkan Kapolri. Melalui evaluasi rutin ini, kita memastikan setiap satuan kerja bergerak sesuai target sehingga tidak ada program yang stagnan,” ujarnya.

Program Quick Wins Transformasi Polri merupakan agenda prioritas nasional yang bertujuan mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Dalam rapat tersebut juga dibahas berbagai potensi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Ramadan hingga Idul Fitri. Momentum tersebut biasanya ditandai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta arus perjalanan mudik.

Wakapolda Sumsel menekankan bahwa stabilitas keamanan harus menjadi prioritas utama agar seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran dapat berlangsung aman dan kondusif.

Sebagai bagian dari langkah antisipasi, Polda Sumsel saat ini juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang bertujuan mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran, serta memastikan kelancaran berbagai aktivitas masyarakat selama perayaan hari raya.

Baca Juga :  Petani di Rawas Ulu Muratara Jual Sabu Pada Polisi

Rapat analisis dan evaluasi tersebut turut dihadiri oleh Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sumsel Feri Handoko Soenarso, para pejabat utama Polda Sumsel, serta operator Quick Wins di lingkungan Polda Sumsel.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa evaluasi rutin merupakan instrumen penting untuk memastikan program transformasi Polri benar-benar berjalan efektif hingga tingkat kewilayahan.

Ia menjelaskan bahwa evaluasi tersebut bukan sekadar agenda formal, melainkan bagian dari mekanisme pengawasan agar setiap program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan penguatan program transformasi sekaligus kesiapan pengamanan Lebaran, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, responsif, dan terpercaya bagi masyarakat di Sumatera Selatan. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *