BANDA ACEH, viralsumsel.com – Gelandang Persiraja Banda Aceh, Omid Popalzay, menunjukkan profesionalisme luar biasa dengan tampil impresif dalam dua pertandingan berbeda hanya dalam waktu kurang dari 48 jam.
Kamis (26/3/2026), Omid masih membela Timnas Afghanistan sebagai kapten dalam laga Kualifikasi Piala Asia menghadapi Myanmar. Ia tampil penuh selama 90 menit dan bahkan mencetak satu gol, meski timnya harus menelan kekalahan 1-2.
Tanpa jeda istirahat yang cukup, Omid langsung bertolak kembali ke Indonesia untuk memperkuat Persiraja. Perjalanan panjang yang ditempuhnya terbilang melelahkan, mencapai total sekitar 20 jam dengan transit panjang di Bangkok dan Kuala Lumpur.
Ia baru tiba di Banda Aceh pada Sabtu (28/3) pukul 17.40 WIB, hanya sekitar tiga jam sebelum pertandingan melawan Sriwijaya FC di Stadion H Dimurthala dimulai.
Kondisi tersebut membuat Omid tidak langsung diturunkan sebagai starter. Namun, situasi berubah ketika ia dimasukkan pada menit ke-25 menggantikan Juan Mera yang mengalami cedera.
Meski belum sepenuhnya pulih, kehadiran Omid langsung memberi dampak signifikan. Ia menjadi motor serangan baru bagi Persiraja yang sebelumnya kesulitan menembus pertahanan rapat Sriwijaya FC.
Kontribusi nyatanya terlihat saat ia memberikan assist melalui tendangan bebas yang sukses dikonversi menjadi gol oleh Ariel Kurung pada menit ke-60.
Puncak peran pentingnya terjadi di penghujung laga. Omid yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti sempat gagal menuntaskan peluang setelah sepakannya ditepis kiper lawan. Namun, dengan sigap ia memanfaatkan bola muntah untuk mencetak gol pada menit ke-90.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi Persiraja. Sebelumnya, tim tuan rumah sempat unggul dua gol sebelum Sriwijaya FC memperkecil ketertinggalan di masa injury time.
Usai pertandingan, Omid mengakui kondisi fisiknya belum ideal. Ia bahkan mengalami kram sejak awal babak kedua akibat kelelahan dan kurangnya waktu istirahat.
Meski demikian, ia tetap bersyukur bisa memberikan kontribusi bagi tim. Dalam dua hari, Omid berhasil mencetak dua gol dari dua pertandingan berbeda—satu untuk tim nasional dan satu untuk klub.
Ia juga mengungkapkan bahwa kepercayaan diri yang didapat saat membela timnas menjadi modal penting dalam penampilannya bersama Persiraja.
Kemenangan ini membuat Persiraja semakin kokoh di papan klasemen sementara Grup Barat Pegadaian Championship 2025/26 dengan raihan 34 poin, unggul empat angka dari PSMS Medan di posisi keenam.
Kisah Omid Popalzay menjadi bukti nyata bahwa dedikasi dan mentalitas kuat mampu mengalahkan keterbatasan fisik. Di tengah padatnya jadwal dan kelelahan perjalanan, ia tetap mampu menjadi pembeda bagi timnya. (Lib)







