PKN Benahi Struktur Papua Selatan, Target Lolos Verifikasi KPU dan Raih Kursi di Pemilu 2029

JAKARTA, viralsumsel.com – Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) terus mematangkan langkah menghadapi kontestasi politik nasional, khususnya Pemilu Legislatif 2029.

Salah satu fokus terbaru adalah pembenahan struktur organisasi di tingkat daerah, yakni Pimpinan Daerah (PIMDA) Papua Selatan.

Langkah strategis ini diputuskan dalam rapat koordinasi yang digelar di kantor pusat partai di Jakarta. Agenda utama pertemuan tersebut menitikberatkan pada penguatan struktur internal serta kesiapan menghadapi tahapan politik ke depan, termasuk verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Penataan organisasi ini merujuk pada terbitnya Surat Keputusan Nomor 039/SK/PIMNAS-PKN/IV/2026 untuk masa bakti 2026–2031. Dengan keluarnya keputusan tersebut, kepengurusan sebelumnya resmi dicabut demi memastikan arah organisasi lebih selaras dengan visi dan misi partai.

Ketua PKN Papua Selatan, Emanuel Eko Priyono, menegaskan bahwa konsolidasi internal menjadi kunci utama dalam memperkuat eksistensi partai di daerah. Menurutnya, soliditas kader jauh lebih penting dibanding sekadar jumlah anggota.

Ia menyampaikan bahwa semangat kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap keberagaman menjadi fondasi utama dalam membangun kekuatan partai di Papua Selatan. “Kami ingin memastikan PKN hadir sebagai kekuatan politik yang solid dan progresif, serta mampu bersaing secara sehat dalam setiap kontestasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Rakernas Perdana, PKN Kirim Doa untuk Tragedi Kanjuruhan

Lebih lanjut, Emanuel menuturkan bahwa kepengurusan baru akan difokuskan pada pembentukan struktur hingga tingkat bawah, mulai dari Pimpinan Cabang (PIMCAB) hingga distrik.

Langkah ini dinilai penting agar program partai dapat menjangkau masyarakat secara langsung dan memberikan dampak nyata.

Dukungan terhadap langkah ini juga datang dari pengurus pusat. Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan PIMNAS PKN, Prayoto Ateng, mengapresiasi sinergi yang dibangun oleh jajaran PKN Papua Selatan. Ia menilai kerja kolektif seluruh kader menjadi kunci dalam memperluas basis dukungan di tengah masyarakat.

“Kami mendorong seluruh elemen partai untuk bergerak bersama, memperkuat jaringan hingga ke akar rumput, sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris PKN Papua Selatan, Anton Bambang, menyoroti pentingnya kesiapan administrasi dalam menghadapi tahapan verifikasi faktual oleh KPU. Ia menegaskan bahwa seluruh kader harus disiplin dan responsif dalam memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Baca Juga :  Buka Jalan Capres Alternatif, PKN Uji Materi UU Pemilu

“Kesiapan administratif menjadi hal krusial. Semua harus siap bergerak cepat agar proses verifikasi berjalan lancar dan menghasilkan hasil optimal,” tegas Anton.

Selain penguatan struktur dan administrasi, PKN Papua Selatan juga menunjukkan komitmen terhadap kesetaraan gender. Komposisi kepengurusan dirancang untuk memenuhi keterwakilan perempuan minimal 30 persen, sebagai bentuk dukungan terhadap peran aktif perempuan dalam dunia politik.

Dengan berbagai langkah pembenahan ini, PKN Papua Selatan optimistis mampu meningkatkan elektabilitas dan kepercayaan publik. Konsolidasi yang terarah diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menghadapi Pemilu Legislatif 2029.

Emanuel Eko Priyono menilai pembenahan struktur organisasi sebagai langkah mendesak agar partai lebih siap menghadapi dinamika politik. Ia menekankan pentingnya soliditas kader sebagai kekuatan utama.

Di sisi lain, pengurus pusat menilai kesiapan daerah menjadi indikator penting dalam menentukan keberhasilan partai secara nasional, terutama dalam menghadapi tahapan verifikasi dan pemilu mendatang. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *