PALEMBANG, VIRALSUMSEL.COM – Semangat pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata Kota Palembang terpancar dalam gelaran Malam Final Cek Bagus Cek Ayu Palembang 2026 yang berlangsung meriah di Ballroom The Zuri Hotel Palembang, Jumat (12/6/2026) malam.
Ajang bergengsi yang menjadi wadah pencarian duta budaya dan pariwisata Kota Palembang tersebut diikuti oleh 15 pasang finalis terbaik yang telah melewati berbagai tahapan seleksi. Mereka tampil menunjukkan kemampuan, wawasan, kepribadian, serta kecintaan terhadap budaya dan kearifan lokal Kota Pempek.
Mengusung tema “Belagak dalam Berbudaya Menuju Palembang Berdaya dan Sejahtera”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam menjaga, memperkenalkan, dan mengembangkan warisan budaya daerah di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
Selama malam puncak, para finalis mendapatkan penilaian langsung dari dewan juri yang menyoroti berbagai aspek penting, mulai dari pemahaman terhadap budaya lokal, kemampuan komunikasi, karakter pribadi, hingga kapasitas mereka sebagai representasi generasi muda Palembang yang mampu menginspirasi masyarakat.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya sejumlah tokoh inspiratif di dunia pageant nasional. Di antaranya Puteri Indonesia Sumatera Selatan 2026 sekaligus Top 16 Puteri Indonesia 2026, Ayu Sulistiani, serta Puteri Indonesia Pariwisata 2024 dan Ketut Permata Juliastrid Sari yang hadir sebagai tamu istimewa sekaligus juri kehormatan.
Kehadiran kedua figur tersebut memberikan motivasi tersendiri bagi para finalis untuk terus mengembangkan potensi diri dan membawa nama baik Palembang serta Sumatera Selatan ke tingkat nasional maupun internasional.
Acara secara resmi dibuka oleh Sulaiman Amin, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai penerus yang bertanggung jawab menjaga identitas budaya daerah.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan globalisasi tidak boleh menjadi alasan bagi generasi muda untuk melupakan akar budaya yang menjadi ciri khas Palembang.
“Budaya merupakan identitas daerah yang harus terus dijaga dan diwariskan. Melalui ajang Cek Bagus Cek Ayu, kita berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi duta budaya sekaligus agen promosi pariwisata Kota Palembang,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Isnaini Madani, Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang Ida Royani Aprizal.
Pada kesempatan tersebut, Dewi Sastrani Ratu Dewa mengingatkan para finalis bahwa tugas seorang Cek Bagus dan Cek Ayu tidak berhenti setelah malam penobatan. Mereka diharapkan mampu menjadi wajah budaya Palembang yang aktif mengenalkan berbagai tradisi, adat istiadat, kuliner, hingga potensi wisata daerah kepada masyarakat luas.
Ia berharap para finalis dapat menjadi generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya lokal.
“Harapan kami, para Cek Bagus dan Cek Ayu dapat menjadi teladan bagi generasi muda lainnya serta terus menggaungkan dan melestarikan budaya Kota Palembang agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi mendatang,” katanya.
Melalui ajang tahunan ini, Pemerintah Kota Palembang berharap lahir duta-duta budaya yang mampu menjadi penggerak promosi pariwisata sekaligus memperkuat identitas budaya lokal dalam mewujudkan Palembang yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera. (bbs)





