Tanam Padi Serentak di Muara Kuang, Dorong Produksi dan Stabilitas Harga Beras

OGAN ILIR, viralsumsel.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Salah satunya melalui kegiatan tanam padi serentak yang digelar di Kecamatan Muara Kuang, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi CSR 2025 Kelurahan Muara Kuang BP Maju Jaya, Kecamatan Muara Kuang. Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom., berhalangan hadir dan diwakili Plh. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ibnu Hardi.

Tanam padi serentak ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Padi Serentak yang diinisiasi Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat produksi pangan sekaligus mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan di daerah.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tanam padi tidak hanya mengandalkan metode konvensional. Teknologi pertanian turut dimanfaatkan, salah satunya penggunaan drone untuk mendukung proses penanaman.

Ibnu Hardi menyampaikan bahwa keseragaman waktu dan pola tanam menjadi salah satu faktor yang dapat memberikan dampak terhadap produktivitas pertanian. Dengan pola tanam yang lebih terkoordinasi, pengelolaan usaha tani diharapkan dapat berjalan lebih efisien.

Baca Juga :  Apel Mingguan di Halaman Kantor Pemerintah Kota Prabumulih

Menurutnya, gerakan tanam secara serentak juga memiliki manfaat dalam pengendalian hama serta pemanfaatan sumber daya air. Kesamaan waktu tanam membuat pengelolaan lahan dapat dilakukan secara lebih terarah.

Selain mendorong peningkatan produksi, para petani juga diarahkan untuk menerapkan sejumlah langkah pendukung, mulai dari penggunaan benih bersertifikat hingga pemupukan secara berimbang.

Pemanfaatan teknologi pertanian, termasuk sistem tanam menggunakan drone, juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi kegiatan budidaya. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu petani dalam mempercepat proses tanam sekaligus mengoptimalkan penggunaan sumber daya.

Peningkatan produktivitas pertanian pada akhirnya diharapkan memberikan dampak terhadap ketersediaan pasokan beras. Produksi yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung stabilitas pangan dan harga beras di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan.

Baca Juga :  Liga 2 Ditunda, Ferry Rotinsulu Bersama Dua Striker Sriwijaya FC Ramaikan Turnamen Futsal di OI

Di sisi lain, penggunaan benih bersertifikat dan penerapan pemupukan yang tepat juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil panen. Petani tidak hanya didorong untuk meningkatkan jumlah produksi, tetapi juga memperhatikan kualitas dan efisiensi biaya dalam proses budidaya.

Pola tanam yang lebih terkoordinasi juga diharapkan mempermudah penyaluran berbagai dukungan pemerintah kepada petani, termasuk akses terhadap bantuan benih dan pupuk bersubsidi.

Melalui kegiatan tanam padi serentak di Muara Kuang tersebut, Pemkab Ogan Ilir menunjukkan dukungan terhadap penguatan sektor pertanian. Kolaborasi antara pemerintah, petani dan pemanfaatan teknologi diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Ogan Ilir. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *