Sekda Ogan Ilir Buka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa 2026

OGAN ILIR, viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan pelaksanaan pembangunan. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir Dicky Syailendra, S.Sos., yang mewakili Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom., pada Senin (27/7/2026).

Workshop berlangsung di Gedung Pendopoan, Komplek Perkantoran Terpadu Tanjung Senai, Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan sesuai ketentuan sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dicky Syailendra menegaskan bahwa desa memiliki posisi penting dalam agenda pembangunan daerah. Pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu faktor utama agar berbagai program pembangunan desa dapat berjalan secara efektif dan memberikan hasil yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Karena itu, penggunaan Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa harus dilakukan secara terbuka, bertanggung jawab dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Setiap anggaran yang dikelola pemerintah desa diharapkan dapat dipertanggungjawabkan, baik dari sisi administrasi maupun manfaat yang dihasilkan.

Baca Juga :  Kafilah Ogan Ilir Dilepas Menuju MTQ XXXI Sumsel 2026, Target Juara Umum di Kabupaten Lahat

Menurut Dicky, kegiatan evaluasi yang dilakukan bukan semata-mata untuk menemukan kekurangan atau kesalahan dalam pengelolaan pemerintahan desa. Forum tersebut justru diarahkan menjadi ruang pembinaan dan perbaikan bersama agar tata kelola keuangan desa semakin tertib.

Ia berharap seluruh pihak dapat memanfaatkan workshop tersebut untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang masih ditemukan di lapangan. Dengan demikian, kekurangan dalam proses administrasi maupun pelaksanaan pembangunan dapat segera diperbaiki sebelum menimbulkan persoalan yang lebih besar.

Sekda Ogan Ilir juga mengingatkan para kepala desa agar tidak menunda penyelesaian administrasi pertanggungjawaban. Kelengkapan administrasi menjadi bagian penting dalam memastikan penggunaan anggaran desa dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan.

Selain persoalan administrasi, percepatan realisasi pembangunan fisik juga menjadi perhatian. Program yang telah direncanakan dan memperoleh dukungan anggaran diharapkan dapat segera dilaksanakan sesuai ketentuan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat.

Di sisi lain, Dicky mendorong pemerintah desa untuk melibatkan masyarakat sejak tahapan perencanaan. Partisipasi warga dinilai penting agar program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing desa.

Keterlibatan masyarakat juga diharapkan tidak berhenti pada tahap perencanaan. Masyarakat dapat berperan dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan maupun pemanfaatan anggaran desa. Dengan mekanisme tersebut, pengelolaan pembangunan di tingkat desa dapat berlangsung lebih terbuka.

Baca Juga :  Feby Deru Ajak DWP OPD Sumsel Lebih Aktif dan Solid Jalankan Program Organisasi

Dicky menilai pembangunan desa yang berkualitas membutuhkan rangkaian proses yang saling berkaitan. Perencanaan harus disusun dengan melibatkan masyarakat, pelaksanaan harus mengikuti ketentuan dan target yang telah ditetapkan, sementara pelaporan wajib dilakukan secara tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penerapan tata kelola tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Di saat yang sama, pengelolaan Dana Desa yang baik akan memperkuat kepercayaan pemerintah terhadap kemampuan desa dalam menjalankan program pembangunan.

Melalui workshop ini, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir berharap kapasitas aparatur pemerintah desa dalam mengelola keuangan dan pembangunan semakin meningkat. Evaluasi dan pembinaan yang dilakukan secara berkala diharapkan mampu mendorong desa agar lebih tertib dalam administrasi sekaligus lebih efektif dalam merealisasikan program pembangunan.

Pemkab Ogan Ilir juga menargetkan pengelolaan pemerintahan desa semakin mampu mendukung terwujudnya desa yang mandiri dan maju. Dengan pengelolaan keuangan yang transparan, pembangunan yang tepat sasaran serta keterlibatan masyarakat, manfaat Dana Desa dan Alokasi Dana Desa diharapkan dapat semakin optimal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *