PALEMBANG, viralsumsel.com – Pemerintah Kota Palembang bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI mulai mempercepat tahapan rencana revitalisasi Rumah Susun (Rusun) Ilir Barat. Upaya tersebut diawali dengan pembahasan bersama dan peninjauan langsung ke lokasi untuk memetakan kebutuhan serta langkah yang harus dilakukan sebelum revitalisasi direalisasikan.
Pembahasan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Minggu (25/10/2026). Pertemuan itu dihadiri Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP RI, Dr. Sri Haryati, S.Pi., M.Si., Wali Kota Palembang Ratu Dewa, perwakilan Perum Perumnas, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sumatera Selatan, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam pertemuan tersebut, Kementerian PKP menekankan perlunya kajian menyeluruh sebelum rencana revitalisasi Rusun Ilir Barat memasuki tahap pelaksanaan. Kajian itu mencakup kondisi fisik bangunan, aspek legal, teknis, hingga pertimbangan ekonomi.
Langkah tersebut dinilai penting agar rencana revitalisasi memiliki dasar yang kuat dan setiap keputusan yang diambil sesuai dengan kondisi di lapangan maupun ketentuan yang berlaku.
Kementerian PKP Tekankan Kajian Komprehensif
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP RI, Sri Haryati, mengatakan kajian komprehensif diperlukan untuk memastikan seluruh aspek yang berkaitan dengan revitalisasi dapat dipetakan secara jelas.
Hasil kajian tersebut nantinya menjadi bahan penyusunan rekomendasi kepada Menteri PKP mengenai langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan pemerintah.
“Jadi memang kita inginkan ini komprehensif, sehingga nanti usulan tindak lanjut yang kami laporkan kepada Pak Menteri semuanya betul-betul bisa lengkap,” ujar Sri Haryati.
Menurutnya, pemetaan kondisi bangunan dan berbagai aspek pendukung lainnya merupakan bagian penting dari proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, rencana revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga mempertimbangkan aspek legalitas, kelayakan teknis, dan nilai ekonominya.
Kementerian PKP bersama pemerintah daerah dan pihak terkait akan menelaah berbagai hasil pembahasan tersebut sebelum menentukan rekomendasi berikutnya.
Ratu Dewa Berharap Revitalisasi Segera Terwujud
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyambut baik pembahasan bersama Kementerian PKP tersebut. Menurutnya, kehadiran tim dari pemerintah pusat menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan rencana revitalisasi Rusun Ilir Barat.
“Makanya ada Ibu Dirjen yang diperintahkan langsung oleh Pak Menteri. Dan hari ini tim lengkap akan meninjau lapangan,” kata Ratu Dewa.
Ia menjelaskan, pembahasan yang dilakukan bersama pemerintah pusat memberikan gambaran lebih terukur mengenai tahapan yang harus dilalui. Peninjauan langsung diperlukan untuk mencocokkan hasil pembahasan dengan kondisi faktual di lokasi.
“Saya lihat tadi melalui hasil rapat memang semua terukur. Kajian secara komprehensif, kemudian ditinjau ke lapangan dan waktunya juga sudah terpetakan semua,” ujarnya.
Menurut Ratu Dewa, proses kajian dan peninjauan lapangan menjadi tahapan penting untuk memastikan rencana revitalisasi disiapkan secara matang. Pemerintah Kota Palembang berharap proses tersebut dapat membuka jalan bagi terwujudnya rusun yang lebih representatif dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pemkot Palembang Ikuti Tahapan Pemerintah Pusat
Meski mendorong percepatan, Ratu Dewa menegaskan bahwa pelaksanaan revitalisasi tetap harus mengikuti tahapan yang ditetapkan pemerintah. Koordinasi dengan Kementerian PKP dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan diperlukan agar proses tersebut berjalan sesuai ketentuan.
“Untuk target kita mengikuti Kementerian PKP serta Bapak Gubernur, karena memang kita harus melalui tahapan-tahapannya terlebih dahulu,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Palembang juga mengharapkan dukungan masyarakat agar proses perencanaan hingga tindak lanjut revitalisasi Rusun Ilir Barat dapat berjalan dengan baik.
Saat ini, kajian menyeluruh dan peninjauan langsung menjadi bagian dari proses awal untuk menentukan langkah selanjutnya. Hasil pembahasan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan rekomendasi yang tepat terkait masa depan Rusun Ilir Barat. (nto/ion)






