Muara Enim || viralsumsel.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Majelis muhabbatur Rasul muara enim dengan mendatangkan Alhabib Ahmad bin Alwi Alkaff dari Palembang, di Gedung Lima Putri, Pasar I Muara Enim, Ahad 05/10/2025.
Turut hadir Habib Hamid bin Smith, Habib Abdul Qodir Shahab, Habib Raihan Al kaff, Habib Hasan alkaf, Habib Sami Al kaff, Habib Hamid Assegaf, Habib Husen, Rais Syuriyah PCNU KH. Miftah Kafrawi, Ustadz Amiruddin, Ustadz Edward Fauzan, Ustadz Azhari, Ustad Aang, ulama dan pimpinan-pimpinan pondok Pesantren, Takmir Masjid Agung Muara Enim, Lurah Pasar I Muara Enim, Babinsyah Babinkamtibmas.
Sambutan ketua Panitia Habib Hamid Assegaf, terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini, atas Cinta nya kita semua kepada Baginda Rasulullah SAW Yang berjuang dengan tenaga, materil, pikiran, dan doa. Acara ini kami mengharapkan kita semua bisa mendengarkan apa yang akan disampaikan Habib Ahmad bin Alwi alkaff, dan kita semua menambah cinta kepada Nabi Muhammad SAW, dan kita semua mendapatkan syafaat Rasulullah juga berkumpul kelak bersama Baginda Muhammad Rasulullah SAW di Yaumil akhir. Aminn yarabalamin. Tutup Habib Hamid.
Tausiyah Alhabib Ahmad bin Alwi Alkaff. Yang paling utama kita bersyukur kepada Allah SWT, diberikan Nikmat Iman, Islam, sehat, nikmat mencintai Baginda Rasulullah SAW.
Peringatan Hari besar Islam, merupakan semua tentang Nabi Muhammad mulai dari mengenal sejarah, keluarga, sahabat dan syareat Nabi Muhammad SAW, kita mesti belajar dan mengingatkan pada keluarga dan juga seluruh umat Nabi Muhammad, semua akan bermanfaat dan menambah kecintaan Kepada Baginda Rasulullah SAW.
Ada Syarat Bisa mencintai Nabi Muhammad SAW
1. Mengenal Fakta-fakta Dasar Nabi
2. Memahami Sifat-sifat Nabi
3. Mamahami ajaran yang di bawa Nabi
4. Meneladani dan Mencintai Nabi
Cinta / Mahabbah itu, rela berkorban diri, materi, tenaga, waktu, materil.
Rasulullah bersabda. “Nanti akan datang suatu zaman suatu kaum yang tidak akan melihat diriku, namun sangat ingin bertemu dan mencintai ku”.
Cinta/Mahabbah itu adanya di dalam hati, Allah tidak melihat dari ucapan, namun di Hatinya adanya Kecintaan, cinta pada Allah, cinta pada Rasulullah.
Di zaman sekarang banyak orang yang sangat cinta akan dunia yaitu artis-artis, penyanyi, pemain bola, dan lain-lain, rela korban untuk membeli atribut, poster-poster, menjadi bagian dari Ke Idolaannya. Ini menjadi miris dengan zaman sekarang kecintaan kita melebihi kecintaan Nabi Muhammad SAW.
Semoga kita dan keturunan kita tidak seperti itu, melainkan penuh kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya
Kelak di akherat, kita semua bersama orang2 yang kita cintai, jadi berhati-hatilah dengan Cinta/Mahabbah, karena Cinta melantunkan, memikirkan, dan rela berkorban dengan kecintaan tersebut.
Di masa sekarang banyak sekali yang tidak tau, tentang tentang keluarga nabi, dimulai anak-anak nabi, orang tua nya, cucu-cucunya, pamannya, dan para sahabatnya. Kita mesti kenal Dengan Rasulullah SAW biar cinta/Mahabbah tumbuh di hati kita.
ada sebuah kiasah Kisah Istri seorang Ulama, seorang ibu yang mengajarkan kepada anak nya yang bernama Ali.
Ibu nya berkata “Ali bukan anak Umi, jika Ali belum ketemu nabi Muhammad SAW di mimpi”.
kata dari seorang ibu ini menjadi motivasi anaknya untuk berpikir, kenapa Ali bukan anak nya Umi, padahal umi nya telah melahirkan dan membesarkan Ali.
Umi nya memberikan pengajaran dan motivasi yang sangat mendalam dengan berkata, Jika Ali mau jadi anak Umi Ali banyak-banyak bersholawat, banyak mengenal Nabi, sejarah Nabi Muhammad, Akhlak-aklah Nabi Muhammad SAW, dan berdo’a kepada Allah SWT untuk bisa berjumpa dengan Nabi Muhammad SAW.
Ali pun Giat dan belajar tentang Kisah Rasulullah, memahami sifat Rasulullah, memahami ajaran dan meneladani Rasulullah, Selang beberapa Tahun Ali memanggil uminya, Umi-umi “Ali ini anak Umi, Ali sudah ketemu Nabi Muhammad di mimpi semalam, Nabi Muhammad bertitip salam kepada Umi.
Begitu penting nya Pendidikan juga motivasi ke anak-anak kita untuk Mengenal, dan bercerita tentang Nabi Muhammad SAW, juga bersholawat kepada Rasulullah SAW.
Dalam Surah Al-Ahzab Ayat 76 : “”Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”.
Syarat zikir, kita harus faham dan tau maknanya secara global. Sholawat itu mengundang Rahmat nya Allah,
Jika kita bersholawat maka, Allah memberikan Rahmat kepada kita dan malaikat memohon kepada Allah untuk meminta ampunan pada orang yang bersholawat..
Tausiyah Ditutup Bersama-sama dengan sholawat pada Nabi Muhammad SAW yang di Pimpin Habib Ahmad bin Alwi alkaff dan doa dipimpim Habib hamid bin smith.
fitrah rosyid







