Diserbu Warga, Sembako dan LPG Murah di Muba Ludes Diburu

MUBA, viralsumsel.com – Upaya pengendalian inflasi terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Salah satunya melalui pelaksanaan operasi pasar murah yang menyediakan paket sembako dan gas LPG bersubsidi untuk masyarakat.

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Camat Batanghari Leko, Kamis (16/4/2026), ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Muba dengan Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel, Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, serta Pertamina Patra Niaga Sumbagsel melalui agen Pancaroba Pagun Gas.

Mewakili Toha Tohet, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagperind) Muba, Hendra Tris Tomy, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

Menurutnya, operasi pasar murah tidak hanya bertujuan menekan laju inflasi, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Baca Juga :  Pemkab Muba Ingatkan Warga Waspada Hoaks di Media Sosial, Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Digital

“Program ini menjadi salah satu strategi untuk menjaga daya beli masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang stabil,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat membeli paket sembako yang terdiri dari beras SPHP 5 kilogram dan minyak goreng 1 liter, serta gas LPG 3 kilogram. Harga paket sembako yang semula dipatok Rp74.000 mendapat subsidi sebesar Rp10.000 dari Bank Sumsel Babel, sehingga warga cukup membayar Rp64.000.

Sementara itu, gas LPG 3 kilogram dijual dengan harga Rp22.000 per tabung, yang juga dinilai lebih terjangkau bagi masyarakat.

Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi hari. Banyak masyarakat rela mengantre untuk mendapatkan paket sembako murah tersebut. Program ini dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga dengan kebutuhan rumah tangga yang tinggi.

Baca Juga :  Disnakertrans Muba Gandeng BP3MI Sumsel, Siapkan Generasi Muda Hadapi Dunia Kerja Internasional

Salah seorang warga, Buk Tika, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar murah tersebut. Ia menilai harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

“Alhamdulillah, harganya lebih ringan. Paket lengkap seperti ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari. Apalagi beras dan minyak itu kebutuhan utama,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin agar masyarakat semakin terbantu dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok.

Pemerintah Kabupaten Muba sendiri berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak guna menjaga stabilitas ekonomi daerah. Melalui sinergi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta, diharapkan program-program pengendalian inflasi dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *