Belum Terkalahkan, Nil Maizar Tetap Evaluasi Semen Padang Usai Kecolongan di Menit Akhir

BEKASI, VIRALSUMSEL.COM – Semen Padang FC belum terkalahkan dalam dua laga awal Pegadaian Championship 2026/27. Namun, pelatih Nil Maizar memastikan hasil tersebut tidak membuat timnya berhenti melakukan evaluasi.

Kabau Sirah mengawali kompetisi dengan kemenangan tipis 1-0 atas Persiraja Banda Aceh pada pekan pertama. Sementara pada pertandingan kedua, Semen Padang harus puas berbagi poin dengan PSIS Semarang setelah keunggulan yang sudah berada di depan mata buyar akibat gol lawan pada menit-menit akhir.

Hasil imbang 1-1 tersebut menjadi perhatian Nil Maizar. Ia menilai ada persoalan konsentrasi dan kedisiplinan di lini pertahanan yang harus segera diperbaiki agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Iya, tetap evaluasi. Karena sepak bola itu kan ada tiga fase utama yakni menyerang, bertahan, dan transisi,” ujar Nil Maizar.

Menurutnya, kehilangan fokus meski hanya dalam waktu singkat dapat memberikan dampak besar terhadap hasil pertandingan. Hal tersebut terlihat ketika Semen Padang gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

“Sempat kita lengah di lini bertahan, tidak ada penjagaan. Berarti kan itu yang kita evaluasi, tidak boleh terjadi lagi. Dalam sepak bola, satu detik saja kita kehilangan penjagaan, bola bisa masuk. Mungkin anak-anak hanya kehilangan fokus di menit akhir, padahal mereka sudah bermain luar biasa selama 2×45 menit,” tambahnya.

Baca Juga :  Produktif tapi Belum Puas, Pelatih PSS Sleman Ingin Tajamkan Lini Serang dan Perbaiki Pertahanan

Nil Maizar menilai persoalan tersebut perlu menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh pemain. Sebab, performa yang baik selama sebagian besar pertandingan tetap harus diikuti konsentrasi hingga wasit meniup peluit panjang.

Selain pertahanan, efektivitas lini depan juga menjadi bagian yang akan dievaluasi. Semen Padang dinilai masih perlu meningkatkan ketajaman agar peluang yang diperoleh dapat dikonversi menjadi gol.

Nil Maizar tidak ingin terburu-buru memberikan penilaian negatif terhadap lini depannya. Menurutnya, situasi dalam pertandingan merupakan dinamika yang wajar dan setiap tim memiliki tantangan masing-masing.

“Lini depan ya nanti kita evaluasi juga. Tapi sama saja, tim lawan juga punya pemain depan yang tidak cetak gol. Kalau lini depan tidak cetak gol sering dibilang mandul, kalau pertahanan kebobolan dibilang tidak bagus, dinamika sepak bola memang seperti itu,” jelas Nil.

Baca Juga :  Sriwijaya FC Umumkan Pelatih Baru Minggu Depan, Siapa Dia?

Meski demikian, pelatih berpengalaman tersebut memastikan evaluasi tetap dilakukan. Ia menilai performa pemain Semen Padang sejauh ini masih berada dalam batas yang wajar, tetapi sejumlah aspek permainan harus terus diperbaiki.

“Sebenarnya performa anak-anak masih dalam batas normal, tetapi evaluasi tetap akan kita lakukan. Itu pasti,” tegasnya.

Semen Padang kini mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Catatan satu kemenangan dan satu hasil imbang membuat Kabau Sirah belum merasakan kekalahan pada awal kompetisi.

Jeda menuju pertandingan berikutnya akan dimanfaatkan tim pelatih untuk memperbaiki organisasi permainan. Salah satu fokus utama adalah menjaga konsentrasi dan kedisiplinan hingga pertandingan benar-benar berakhir.

Pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/27, Semen Padang FC dijadwalkan menghadapi PSGC Ciamis. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu (26/9), dengan jadwal kickoff pukul 15.30 WIB.

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Semen Padang untuk kembali meraih hasil maksimal sekaligus membuktikan hasil evaluasi yang dilakukan setelah dua pertandingan pertama musim ini. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *