Bernardo Tavares Fokus Jaga Kondisi Pemain, Jetlag Jadi Tantangan Persebaya Sambut Musim 2026/2027

SURABAYA, viralsumsel.com – Persebaya Surabaya resmi memulai persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027 dengan menggelar latihan perdana pada Sabtu (11/7/2026) sore. Sesi latihan tersebut menjadi langkah awal pembentukan skuad Bajul Ijo sekaligus momentum bagi tim pelatih untuk mulai menyatukan para pemain lama maupun rekrutan anyar.

Meski antusiasme menyambut musim baru begitu tinggi, Persebaya masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah proses adaptasi para pemain asing yang baru tiba di Surabaya dan masih mengalami jetlag akibat perjalanan panjang dari negara asal mereka.

Pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut membuat beberapa pemain belum dapat menjalani latihan dengan intensitas maksimal. Menurutnya, kurangnya waktu istirahat akibat perbedaan zona waktu dapat memengaruhi kebugaran sekaligus meningkatkan risiko cedera apabila dipaksakan berlatih terlalu berat.

“Kami melihat beberapa pemain masih mengalami jetlag sehingga kualitas tidur mereka belum optimal. Situasi seperti ini membuat kami harus menyesuaikan program latihan karena tidak mungkin langsung memberikan beban penuh kepada mereka,” ujar Bernardo Tavares.

Baca Juga :  Persija Hadiahkan Kemenangan di Hari Ulang Tahun, Mauricio Souza Ungkap Kunci Performa Perkasa

Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa keselamatan dan kondisi fisik pemain menjadi prioritas utama selama masa pramusim. Ia tidak ingin ambisi mempercepat adaptasi justru berujung pada cedera yang dapat mengganggu persiapan tim menghadapi kompetisi resmi.

Menurut Tavares, pemain yang belum pulih sepenuhnya dari jetlag memiliki risiko lebih besar mengalami gangguan otot apabila dipaksa berlatih dengan intensitas tinggi.

“Jika mereka belum mendapatkan waktu istirahat yang cukup kemudian dipaksa memberikan kemampuan 100 persen saat latihan, peluang mengalami cedera tentu akan jauh lebih besar. Karena itu kami harus mengelola situasi ini dengan bijak,” jelasnya.

Selain faktor jetlag, tim pelatih juga memberikan perhatian khusus kepada beberapa pemain yang masih menjalani pemulihan setelah mengalami cedera pada akhir musim lalu. Seluruh perkembangan kondisi pemain terus dipantau bersama tim medis agar setiap program latihan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Baca Juga :  Bojan Hodak Akui Persija Lebih Kuat Musim Ini, Persib Siap Hadapi El Clasico di GBLA

“Kami terus berkoordinasi dengan departemen medis untuk mengevaluasi kondisi setiap pemain. Kami ingin memastikan proses pemulihan berjalan baik sebelum mereka kembali berlatih secara penuh,” tambahnya.

Persebaya sendiri akan menghadapi agenda yang cukup padat selama pramusim. Bajul Ijo dijadwalkan menjalani laga Anniversary Game menghadapi PSIS Semarang sebelum tampil dalam turnamen pramusim sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi Liga 1 musim 2026/2027.

Menghadapi rangkaian pertandingan tersebut, Bernardo Tavares menegaskan target utamanya bukan hanya meningkatkan kebugaran dan mematangkan strategi permainan, tetapi juga menjaga seluruh pemain tetap dalam kondisi prima.

“Bagi kami, pramusim yang sukses bukan hanya soal hasil pertandingan atau peningkatan fisik. Yang paling penting adalah memastikan seluruh pemain memasuki musim kompetisi tanpa mengalami cedera akibat latihan,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang lebih terukur, Persebaya berharap seluruh pemain dapat mencapai kondisi terbaik secara bertahap sehingga siap menghadapi tantangan sepanjang musim baru dengan kekuatan penuh. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *